Oknum Staf Desa Lakukan Pungli BLSM

Banyuwangi, suaraindonesia-news.com – Dalam menghadapi krisis Bahan Bakar Minyak (BBM) ditahun 2013 Pemerintah mengambil langkah kebijakan menaikkan harga BBM, yang awal harga bensin Rp.4500,00 naik menjadi Rp.6500,00 dan harga solar awal Rp.4500,00 menjadi Rp.5500,00.maka dengan kenaikan tersebut Pemerintah mengeluarkan anggaran dana bantuan untuk masyarakat miskin ( BLSM ).

Tetapi dalam realisasinya tidak tepat sasaran dan banyak terjadi pungli.  seperti yang terjadi didesa Karangsari Kecamatan Sempu Banyuwangi yang dilakukan oleh salah satu oknum staf pemerintahan desa setempat.

Berdasarkan dari keterangan warga dan tokoh masyarakat ( TOMAS ) desa Karangsari yang namanya tidak mau disebutkan mengatakan kepada media ini “Bahwa staf desa karangsari (Sunarto,red.) telah melakukan pungli Dana Bantuan Langsung Sementara Masyarakat  ( BLSM ) dengan cara memotong dana tersebut yang jumlah potongannya variatif dari nilai Rp.10.000,00 dan Rp.25.000,00 dengan bermacam dalih/alasan,

Akan tetapi apapun dalihnya bukankah itu suatu pelanggaran dengan menyalahgunakan uang negara,bahkan hal tersebut sudah pernah  dilaporkan kepada  salah satu lembaga swadaya masyarakat ( LSM ) sampai kini belum ada kabarnya”.

Sementara saat oknum tersebut  ( Sunarto,red.) dikonfirmasi media ini dirumahnya, membantah bahwa tuduhan tersebut tidak benar, bahkan Sunarto mengatakan” itu ulah orang-orang yang tidak senang kepadanya karena dampak politik PILKADES didesa Karangsari”,tambah nya. Bersambung….

Reporter : hari

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here