Oknum PPK Kecamatan O’Ou Dilaporkan ke Polres Nisel

Anggota Panwaslih 35 Kecamatan Kabupaten Nias Selatan Saat Hendak Audiensi Di Polres Nias Selatan.

NIAS SELATAN, Selasa (12/12/2017) suaraindonesia-news.com – Oknum Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) O’ou di Polisikan oleh Anggota Panwascam Se – Kabupaten Nias Selatan, Sumatera Utara. Akibat stagemantnya pada Media Sosial yang diduga melecehkan dan menghina lembaga Panitia Pengawas Pemilih (Panwaslih) Kabupaten Nias Selatan dengan sebutan ‘Boneka’.

Berdasarkan Surat Tanda Terima Laporan Pengaduan (STTLP) no : 171 / XII / SU / SPK”A” / Res Nisel an. Pengalaman Mendrofa ketua PPK Kecamatan O’ou Kabupaten Nias Selatan adalah sebagai terlapor.

Atas stagemant oknum PPK O’ou tersebut yang tercantum pada akun Facebook Elwin Laia pada 5 Desember 2017 lalu yang berbunyi “Bang Sarumaha Suap RI biarlah, ujungnya kita tengok…Lagian saya dengar Panwasli itu Boneka. apa betul itu y…???”.

Merasa dilecehkan dan dihina, 35 anggota Panwascam Se -Kabupaten Nias Selatan melaporkan oknum PPK tersebut di Polres Nias Selatan. Hal tersebut disampaikan Ketua Panwascam Idanotae Faudunasokhi Bawamenewi kepada wartawan suaraindonesia-news.com usai penyampaian laporan di Polres Nias Selatan.

“Hari ini kita melaporkan oknum PPK O’ou atas pernyataan di akun Facebook Elwin Laia yang menyebutkan Panwaslih Nias Selatan sebagai Boneka,” kata Faudu.

Surat Tanda Terima Laporan Pengaduan

Karena ini merupakan sebuah penghinaan kepada lembaga Panwaslih sehingga. “Kita melakukan pelaporan tersebut,” lanjut Faudu.

Lebih lanjut, Faudu menjelaskan bahwa oknum PPK O’ou ini yang bernama Pengalaman Mendrofa adalah merupakan adik kandung salah satu anggota komisioner KPU Nias Selatan atas nama Sumangeli Mendrofa.

“Dia ini adalah penyelenggara pemilu juga yaitu ketua PPK O’ou yang juga merupakan adik kandung salah seorang anggota komisioner KPU Nias Selatan. Untuk itu kita meminta agar tidak ada pihak yang mengintervensi kepolisian dalam pelaporan ini,” jelasnya.

Akibat ulahnya, oknum PPK O’ou ini, dinilai membuat kegaduhan antar lembaga penyelenggara pemilu dan terhadap masyarakat. Apalagi dengan suasana pada pelaksanaan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Utara pada tahun 2018 ini.

Setalah menyampaikan laporan pengaduan di Pores Nias Selatan, Para Panwascam ini juga mendatangi Kantor Panwaslih Kabupaten Nias Selatan untuk meminta pertanggungjawaban beliau sebagai penyelenggara pemilih.

Reporter: Ed/Bz

Editor: Supanji

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here