Nur Mahmudi Ismail, Hadiri Upaca Pelepasan 300 TNI AD Yon Linud 328

Depok, suaraindonesia-news.com Wali Kota Depok Nur Mahmudi Ismail menghadiri upacara pelepasan sejumlah 300 anggota TNI AD dari Batalyon Infanteri Lintas Udara (Yon Linud) 328, sebagai Pasukan perdamaian PBB ke Libanon dengan nama Satuan Tugas Batalyon Mekanis TNI Kontingen Garuda XXIII-H/UNIFIL, di Lapangan Balaikota belum lama ini.

Dalam upacara tersebut hadir juga Wakil Gubernur Jawa Barat Dedi Mizwar, Panglima Divisi Infanteri I Kostrad/Cilodong, Mayjen TNI Daniel Ambat, Danyon Linud 328, Danbrigif Linud 17, Dandim 0508/Depok, Letkol Inf H Moch Zamroni, Kapolresta Depok Kombes Pol Achmad Kartiko, dan para OPD.

Walikota yang didaulat menjadi Inspektur upacara tersebut, memberikan apresiasi kepada personil TNI AD yang telah menjalin kemanunggalan bersama warga Depok.

“Kemanunggalan TNI dengan masyarakat Depok telah menjadi modal sosial dalam upaya mewujudkan suasana kondusif di kota Depok,” ucap Nur Mahmudi.

Dia juga menyampaikan Satuan Tugas Batalyon Mekanis TNI Kontingen Garuda XXIII-H/UNIFIL di bawah pimpinan Danyonif Linud 328, selaku Dansatgas, Mayor Inf M. Asmi, dengan jumlah personel sebanyak 850 orang ini mendapat kehormatan besar dalam mengemban tugas ini, karena membawa nama bangsa Indonesia di kancah internasional.

“Sebagaimana kita ketahui bersama, bahwa pertikaian diantara pihak yang terlibat akan senantiasa muncul setiap saat. Untuk itu, sebagai pasukan perdamaian PBB, Yonif Linud 328/Dgh diharuskan untuk bersikap netral selama bertugas di sana,” papar Nur Mahmudi.

Nur Mahmudi berpesan, dalam melaksanakan tugas, para personil Satgas diharapkan senantiasa meningkatkan koordinasi, komunikasi, dan komitmen. Sehinga pelaksanaan tugas dapat berjalan lancar, kondisi kesehatan pun perlu senantiasa mendapat perhatian khusus, mengingat kondisi cuaca di negara yang memiliki 4 (empat) musim merupakan tantangan yang sangat berat.

“Selamat Bertugas, semoga diberikan kelancaran dan keamanan sehingga bisa kembali ke tanah air tanpa kurang suatu apapun,” imbuh orang nomor satu di Kota Depok itu.

Sementara itu, ditempat yang sama, Panglima Divisi Infanteri I Kostrad, Mayjen TNI Daniel Ambat menerangkan, bahwa persiapan ini sudah dilakukan sejak lama, mulai dari seleksi personil, kemampuan fisik, dan pembekalan.

“Pasukan perdamaian ini terdiri dari berbagai satuan dan cadangan dari TNI angkatan Darat, laut, dan Udara. Khusus dari Yonif Linud 328 sebanyak 393 personil yang berangkat,” terangnya.

Daniel mengingatkan, pasukan yang berangkat ke Libanon dapat menampilkan profesionalisme ditempat bertugas serta mampu melaksanakan misi yang diemban dari PBB.

“Saya optimis mereka mampu dan semoga berhasil,” imbuhnya.

Reporter : Yeni

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here