Niat Nyuri Tas, Malah Dihakimi Warga

Maling tas sedang dihakimi warga sekitar. (Foto: Dok. Masjid Baitul Rohman)

JEMBER, Jumat (13/4/2018) suaraindonesia-news.com – Warga Desa Sumberkejayan, Kec. Mayang, Jember sontak berhamburan saat seorang warga yang sedang menunggu shalat shubuh di sebuah masjid berteriak maling.

Berdasarkan rekaman kamera pengintai milik Masjid Baitul Rohman, Desa Sumberkejayan, seseorang sedang berusaha mengambil sebuah tas milik jamaah yang sedang tertidur di serambi masjid, sekitar pukul 02:35 WIB, Kamis (12/4/2018). Berselang kemudian, korban terbangun dan menyadari bahwa tasnya sedang ditarik oleh pelaku, korban pun berteriak maling dan warga pun berdatangan, menyadari aksinya tak berjalan mulus, pelaku berusaha melarikan diri dan melempar tas tersebut, namun sayangnya pelaku sudah dihadang warga, warga yang kesal akhirnya menghakimi pelaku beramai-ramai, beberapa menit kemudian Kepolisian setempat datang dan mengamankan maling ini.

Pihak keamanan masjid, Mustofa mengatakan bahwa saat kejadian, dirinya sedang sakit sehingga tidak bisa berjaga.

“Saat itu saya sakit, sehingga tugas saya digantikan oleh warga sekitar berinisiatif untuk berjaga bersama, saya yang sedang istirahat langsung terbangun oleh teriakan warga yang mengucapkan sikat, sikat, hajar, saya pun langsung bergegas menghampiri sumber suara tersebut, dan ternyata warga telah menghakimi seorang maling di halaman masjid,” terang Mustofa kepada awak media, Jumat (13/4).

Mustofa menambahkan bahwa korban adalah Muhammad Taufik, warga sekitar yang biasa shalat tahajud di masjid tersebut, dan kemudian menunggu shalat shubuh.

“Korban adalah warga sekitar, biasanya shalat malam lalu menunggu shubuh, setelah shalat shubuh biasanya dia pergi ke pasar untuk belanja sayuran untuk dijual kembali,” imbuhnya.

Remaja Masjid, Bukhori menjelaskan bahwa cirri-ciri pelaku yang tertangkap basah sedang mencuri itu sudah menjadi incaran, karena sebelumnya telah terekam kamera pengintai milik masjid.

“Maling ini ciri-cirinya sama, terekam CCTV namun saat itu tidak tertangkap, nah baru kali ini tertangkap basah oleh warga,” ucap Bukhori.

Bukhori menambahkan bahwa dalam sebulan terakhir ini, kasus pencurian kepada jamaah masjid yang terekam kamera pengintai sebanyak 2 kali.

Sementara itu, Kapolsek Mayang, AKP. Gunawan menguraikan identitas pelaku bernama Troli alias Totok, warga Antirogo, Kec. Sumbersari.

“Pelaku merupakan residivis, sebelumnya kasus pencurian helm dan pencurian motor, kali ini tertangkap mencuri sebuah tas milik jamaah masjid, tas tersebut berwarna coklat berisikan uang tunai sebesar Rp. 2.8 juta,’ terang Kapolsek.

Gunawan mengatakan bahwa berdasarkan keterangan pelaku, aksi ini merupakan pertama kalinya dia mencuri di masjid tersebut, selanjutnya dia akan melakukan penyidikan lebih lanjut kepada pelaku, dan pelaku ditahan di Mapolsek Mayang.

Reporter : Guntur Rahmatullah
Editor : Agira
Publisher : Imam

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here