Negara Tujuan Investasi Dunia, Salah Satunya Lumajang dengan Potensi Wisatanya

LUMAJANG, Selasa (12/6/2018) suaraindonesia-news.com – Dengan menduduki peringkat keempat dunia sebagai negara tujuan investasi versi United Nations Conference on Trade and Developments, ini menjadikan Kabupaten Lumajang didatangi investor asing dalam sisi kepariwisataannya.

Untuk kedua kalinya, sebuah perusahaan asal Amerika Serikat “Stern Resourches” ingin menanaman investasinya di pengembangan dan pengelolaan wisata alam di Lumajang.

Beberapa waktu yang lalu, Plt Bupati Lumajang, dr Buntaran Supriyanto, M. Kes kepada media mengatakan jika kedatangan Direktur Pengembangan Bisnis Stren Resourches, Dinnah Tanuharja didampingi oleh Kepala Bakorwil V Jember Tjahjo Widodo menemui pihaknya guna membicarakan masalah investasi kepariwisataan.

Plt Bupati yang didampingi oleh Kepala Bappeda, Disparbud dan Dinas Penanaman Modal dalam menerima kedatangan mereka.

“Disini sebuah perusahaan asing ini sangat tertarik dalam mengembangkan obyek wisata, antara lain hutan bambu di Desa Sumber Mujur Kecamatan Candipuro dan Puncak B-29 yang berada di Desa Argosari Kecamatan Senduro,” jelas dr Buntaran saat dimintai keterangan sebelum dirinya melakukan mudik lebaran.

Dr Buntaran, juga mengatakan kalau pihak asing tersebut masih melakukan penjajakan yang mendalam seperti apa investasi diinginkan.

“Meskipun tawaran itu nantinya berbentuk pembanguman infrastruktur publik kawasan wisata, apakah bisa meningkatkan ekonomi masyarakat setempat, itu yang terpenting,” ungkapnya.

Pihak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang, dalam hal ini menunggu keseriusan dan seperti apa konsepnya.

“Kalau Lumajang memiliki konsep Community Based Tourism (CBT) dalam mengembangkan potensi wisata,” bebernya.

Sememtara itu, Direktur Pengembangan Bisnis Stren Resourches, Dinnah Tanuharja kepada media juga menjelaskan jika pihaknya sangat tertarik untuk mengelola obyek wisata alam yang ada di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur ini.

Menurutnya, ada yang menarik di Desa Argosari Kecamatan Senduro, disana ada rumah suku Tengger. Bila dikembangkan menjadi home stay akan jauh lebih menarik wisawatan datang ke Lumajang.
“Kami lebih suka mengembangkan wisata alam dan kultur,” paparnya.

Dikutip dari akun twitter resmi Kementerian Koordinator bidang Perekonomian, UNCTAD menyebutkan bahwa Indonesia masuk dalam daftar negara tujuan investasi yang prospektif dalam kurun 2017-2019.

3 negara yang berada di atas Indonesia yakni China peringkat kedua, India di peringkat ketiga sementara Amerika Serikat berada di peringkat paling puncak.

Capaian ini naik cukup signifikan karena disebutkan bahwa di tahun 2016, Indonesia berada di peringkat ke 8.

Di posisi 5 besar, selain Indonesia ada juga negara Thailand yang masuk dalam daftar. Thailand berada di posisi 5 tepat di bawah Indonesia.

Sementara negara Asia Tenggara lain seperti Filipina berada di posisi 10, kemudian Vietnam di posisi 12 dan Singapura berada di posisi ke 13.

Posisi Indonesia ini pun mengalahkan capaian dari negara-negara maju seperti Spanyol, Jerman, Inggris, Kanada hingga Australia.

Inggris turun 3 posisi karena ketidakpastian yang disebabkan negara tersebut keluar dari zona Uni Eropa.

Berikut daftar lengkap 15 negara tujuan investasi:
1. Amerika Serikat
2. China
3. India
4. Indonesia
5. Thailand
6. Brasil
7. Inggris
8. Jerman
9. Meksiko
10. Filipina
11. Spanyol
12. Vietnam
13. Singapura
14. Kanada
15. Australia

Reporter : Achmad Fuad Afdlol
Editor : Agira
Publiser : Imam

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here