Naufal Pelajar MTsN Langsa Lama, Penemu Listrik dari Pohon Kedondong

Naufal Razig (15th) Pelajar kelas IX MTsN Gampong Baroh, Langsa Lama, saat memperlihatkan hasil penemuan listrik dari Pohon Kendondong. Minggu (26/12/2016)SI/Rusdi Hanafiah

Reporter: Rusdi Hanafiah
Langsa-Aceh, suaraindonesia-news.com – Karya inovasi ini ditemukan oleh seorang siswa kelas IX MTsN Kampung Baru, Langsa Lama, Naufal Raziq (15th). adalah warga Gang Sopan, Kampung Baru, Kecamatan Langsa Lama, Kota Langsa, Provinsi Aceh yang ditemukan Suara Indonesia-News dikediamannya. Minggu (26/12/2016).

“Naufal menceritakan awal mula penemuan ini adalah tugas pada mata pelajaran IPA saat duduk di bangku kelas VI SDN Kampung Baru, Kecamatan Langsa Lama, Dalam tugas ini, siswa ditugaskan melakukan percobaan ilmiah dengan memanfaatkan berbagai sumber daya yang ada di sekitar lingkungan.

Lalu Naufal memilih untuk mencari energi listrik alternatif. Ia teringat pelajaran saat SD yang menyebutkan bahwa asam dalam buah mengandung tegangan listrik.

“Awalnya percobaan dilakukan pada buah jenis kentang ” kata Naufal.

Percobaan dengan buah ini berhasil tapi tegangan listrik yang dihasilkan kecil dan tidak stabil. Dibantu ayahnya bernama Supriaman, Naufal mencari alternatif lain sebagai sumber energi listrik yaitu pada pohon mangga yang mengandung zat asam, ternyata pohon mangga tidak stabil menyerap zat asam untuk energi listrik, lalu ia mencoba memilih pohon kedondong.

Kedondong dipilih karena banyak hidup di lingkungan Naufal serta mengandung asam yang stabil.

Pohon listrik karya Naufal diketahui Pertamina. Tim CSR Pertamina EP Rantau Field, Dedi Zikrian mengatakan ia menawarkan bantuan untuk mengembangkan pohon listrik tersebut.

Naufal lantas dibantu tim ahli dari Pertamina untuk mengembangkan pohon listrik itu.

Pada awalnya, pohon listrik Naufal hanya memanfaatkan lempengan besi, tembaga dan besi berbentuk silinder bulat dan tabung sebagai elektroda. Tapi sistem elektroda ini empat kali mengalami perubahan sampai sekarang.

Saat ini, sistem elektroda pohon listrik ini dibor ke dalam pohon sehingga tidak hanya menyedot getah asam pada kulit pohon. Setelah silinder dibuat, elektroda dimasukkan ke dalam batang pohon untuk mendapatkan energi listrik. Sebab tenaga listrik berasal dari getah asam pohon kedondong.

Pertamina EP sempat membawa temuan Naufal ke peneliti di Universitas Diponegoro untuk mensiasati penurunan tegangan setelah pohon lama dipakai. Caranya, menggunakan tembaga dan seng. Di dalam silinder tembaga terdapat lipatan seng untuk membuat tegangan jadi stabil.

Karya ini Naufal sudah dimanfaatkan warga di dusun Tampur Paloh, Kecamatan Simpang Jernih Kabupaten Aceh Timur.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here