Museum Angkut Dapat Hibah Mobil Listrik Hemat Energi Karya Mahasiswa UB

Mobil karya mahasiswa UB Universitas Brawijaya Malang

KOTA BATU, Senin (12/2/2018) suaraindonesia-news.com – Mobil listrik hemat energy karya mahasiswa jurusan teknik mesin Universitas Brawijaya Malang, Senin (12/2/2018) dihibahkan ke Museum Angkut Kota Batu. Mobil dengan nama Aristo EV 1 dengan warna merah putih itu memiliki prestasi luar biasa.

Segudang prestasi diantaranya juara 2 nasional pada kejuaraan energy marathon challenge 2014, peringkat 8 Shell Eco Marathon Asia 2014 Manila, Philipina dan peringkat 5 Shell Eco Marathon Asia 2015 Manila, Philipina.

Penyerahan hibah mobil dan penandatanganan Memorandum of understanding (MoU) pendampingan antara Museum Angkut itu dilakukan antara Akhmad Endang Shobirin, Operational Manager Museum Angkut dengan Dekan Fakultas Teknik, Dr. Ir. Pitojo Trijuwono, MT.

Dalam kesempatan itu dilakukan pula launching Marsela 3EVO 1 untuk mengikuti kompetisi di Kejuaraan Shell Eco Marathon Asia 2018 yang berlangsung di Singapura.

“Mobil kebanggaan kita ini semoga semoga memberikan manfaat untuk wisatawan dan dunia pendidikan,” ujar Pitojo.

Sementara itu, Akhmad Endang Shobirin, Operational Manager Museum Angkut memberikan apresiasi terhadap karya para mahasiswa model hi tech, ternyata di museum angkut bukan hanya mobil kuno yang dipamerkan tetapi mobil masa depan juga dipamerkan.

Baca Juga: Polres Batu Berhasil Pukul Mundur Perusuh Pilkada 

“Kami memberikan apresiasi kepada Para mahasiswa UB, tapi mereka juga dapat memberikan edukasi yang bersifat otomotif. Impian mereka benar-benar terwujud,” kata Endang panggilan akrab Akhmad Endang Shobirin

Laki-laki asal Bangdung ini berharap ke depan tidak hanya satu mobil saja, namun ada dua mobil ciptaan para mahasiswa yang bisa dipamerkan.

“Kita berharap tidak hanya satu, si putih (Marsela 3 Evo 1-red) kita tunggu, karena memang sudah ada komitmen,” ujar Endang.

Keberadaan mobil ini sesuai dengan visi dan misi Museum Angkut yakni memberikan edukasi kepada para pengunjung.

“Kita sudah membahas MoU panjang lebar untuk dua tahun, mulai dari sistem supervisi hi tech yang akan kita susun. Akan kita coba bantu otomotif rangka atau chasis,” ujar Endang.

Tidak hanya dipamerkan di ruang pamer, mobil listrik ini akan dipergunakan untuk parade, hingga nanti masyarakat bisa mengetahui bagaimana mobil masa depan.

Reporter : Adi Wiyono
Editor : Amin
Publisher : Tolak Imam

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here