MTs An-Najah I Karduluk Gelar Wisuda Ke XXVIII

Wisuda Madrasah Tsanawiyah (MTs) An-Najah I Desa Karduluku, Kecamatan Pragaan, Kabupaten Sumenep, Madura

Reporter: Mahdi

SUMENEP, Selasa (23/5/2017) suaraindonesia-news.com – Dalam rangka tutup tahun Madrasah Tsanawiyah (MTs) An-Najah I Desa Karduluku, Kecamatan Pragaan, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur. Menggelar Wisuda Ke XXVIII yang berlangsung dengan khitmat. Senin, (22/5/2017).

Dalam prosesi wisuda dipusatkan dihalaman MTs. An-Najah I dikomplek Pondok Pesantren An-Najah. Wisudawan-wisudawati diberangkatkan dari kediaman ketua Umum Yayasan An-Najah I KH. Abd. Wasik Bahar. Para wisudawan minta doa restu agar ilmu yang diperoleh barokah dan bermanfaat.

Setelah selesai pengarahan dari KH. Abd. Wasik Bahar para wisudawan langsung menuju tempat acara dengan diiringi grup drum band. Dalam acara tersebut tampak hadir Pengurus Yayasan, Majlis Kiai, Komite Madrasah, Kepala Satuan Pendidikan dibawah naungan yayasan An-Najah I (dari PAUD, RA, MI, MDT, MTs dan MA), Wali kelas akhir, tokoh masyarakat, pengawas pendidikan dan pemerintah desa.

Prosesi Wisuda
Prosesi Wisuda

Sementara Kepala MTs. An-Najah I Abd. Asis, S.H.I, M.Pd.I menyampaikan Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pengurus yayasan, seluruh dewan guru, panitia pelaksana, serta wali kelas akhir yang telah turut andil dalam suksesnya acara wisuda kelas akhir. mudah-mudahan amal baik bapak ibu seklian senantiasa mendapat imbalan dari Allah SWT. Lebih lebih ucapan terima kasih kepada para orang tua wali kelas akhir angkatan 28 yang telah bersama-sama menjalin kerjasama dalam mendidik anak kita.

“Jalinan kerjasama yang baik inilah yang lebih memudahkan lembaga kita dan para guru untuk melaksanakan program-program pembelajaran untuk anak-anak kita dilembaga MTs. An-Najah I,” Ucap Alumni Uinsa Surabaya tersebut.

Lanjut Asis, MTs. An-Najah berdiri tahun 1988 telah memiliki kontribusi besar terhadap masyarakat sumenep khuasnya Dasa Karduluk. Dalam dunia pendidikan harus terjalin kerja sama yang baik antara wali murid, guru dan siawa. Ketiga komponen tersebut penggerak pendidikan ditingkat sekolah.

“Pelaksanakan kegiatan belajar menganjar(KBM) yang memadukan kurikulum kementrian Agama (Kemenag) dengan kurikulum lokal kepesantrenan dengan proses kegitan pembelajaran,” Tuturnya.

Wisudawan tahun pelajaran 2016 – 2017 diikuti sebanyak 56 siswa. 30 putra dan 26 putri. Wisudawan terbaik diraih oleh putri cantik bernama Liana Ningsih. Putri dari pasangan Imam Turmidzi dan ibu Sulastri.

Sementara Pengasuh Ponpes An-Najah K. Ahmad Madzkur menyampai ilmu pengetahuan merupakan hal yang sangat penting, sebab dengan ilmu pengetahuan yang dimilki seseorang akan menjadi salah satu indikator yang membedakannya dengan orang lain. Bahkan dengan ilmu pengetahuan itu pulalah yang mengantarkan seseorang mencapai posisi atau kedudukan yang tinggi dan mulia.

“Jangan sampai anak kita hanya diajari sholat dan puasa sementara bapak ibunya tidak sholat dan tidak puasa,” Pesannya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here