Menyongsong Tahun Baru Hijriah Menuju Generasi Melineal Yang Gemilang

Dhafir Munawar Sadat

Oleh : Dhafir Munawar Sadat
Alumni Pondok Pesantren Al-Amien Prenduan Sumenep Madura

Beberapa bulan yang lalu sampai sekarang kita sering didengar dengan bahasa melineal, ntah siapa yang memulai yang jelas surat kabar, baik cetak maupun elektronik dtalk show dan lain sebagainnya membahas yang namanya generasi milenial, perlu digaris bawahi selama ini image yang selalu muncul dalam diri anak muda adalah dekadensi moral, sebenarnya bukan pada anak muda nya yang tua pun seharusnya memberi contoh yang bagus karena mereka jadi spion nya anak muda, moral pejabatnya, moral perilaku pemimpinnya, disemua lini komplek permasalahnnya.

Jarang bahkan tdak pernah sama sekali dibahas generasi melineal itu seperti apa,bagaimana dan kayak apa masa depannya, apa suskses dalam kecamata duniawi, sukses jabatan, harta tahta dan wanita, nah disini di coba mau diulas kriteria generasi melineal yang ideal untuk dipersiapkan sebagai pemimpin bangsa masa depan,disamping mereka sukses dunia juga untuk suskses akhiratnya, harus mempunyai sikap atau perilaku terpuji untuk kebaikan dirinya dan masa depan nya. Ada beberapa kriteria yang harus dimiliki generasi milenial yaitu :

1. Wara”, artinya saleh atau menjauhkan diri dari dosa artinya taat, patuh dan tunduk pada Allah istilah tasawufnya berarti menjauhi atau berani meninggalkan sesuatu yang didalamnya terdapat unsur syubhat (diragukan halal haramnya), insya Allah kalau ini ada pada diri generasi melenial ,dia tidak akan korupsi baik untuk dirinya, keluarganya apa lagi orang lain.

2. Sabar atau tabah, artinya dapat menahan diri untuk tidak melakukan hal-hal yang bertentangan dengan hukum islam, baik ketika lagi lapang atau dalam kesulitan, serta mampu mengendalikan hawa nafsu yang dapat mengubah iman seseorang.
Menurut para ahli fisafat islam mereka berpendapat bahwa sbar itu harus ditetapkan dalam lima hal : sabar dalam beribadah, sabar ketika mengalami musibah, sabar dalam kehidupan duniawi, sabar terhadap maksiat dan sabar dalam perjuangan. Insya Allah generasi melineal yang menerapkan sabar dalam lima hal tersebut tentu tidak akan gelisah panik, kecewa, putus asa, dan perilaku tercela lainnya juga tidak akan sombong, gila pujian dan gila ketenaran.

3. Tawakkal kepada Allah SWT, artinya menyerahkan atau pasrah sepenuhnya kepada Allah Tuhan sekalian manusia yang menciptakan langit, bumi beserta isinya serta berusaha sekuat tenaga sesuai kemampuannya sebagai manusia, generasi melineal yang bertawakkal akan bersyukur bila berhsil dan bersabar bila gagal.

4. Qana’ah, itu suatu sikap pribadi yang menerima dengan cukup puas dan senang hati atas apa yang telah dianugerahkan Allah terhadap dirinya sebagai manusia atau khalifah di muka bumi ini dan merasa bahwa itulah yang telah menjadi bagiannya, serta menjauhkan diri dari sikap tidak puas dan selalu merasa kekurangan, generasi milenial yang meyakini bahwa besar kecilnya rizeki yang didapat manusia di dunia ini termasuk ketentuan Allah SWT, insya Allah tidak akan korupsi dan generasi melineal akan mengedepankan apa itu yang namanya barokah dan selalu mengharapkan yang halal.

5. Adil, artinya tidak berat sebelah, jujur, tidak berpihak atau menempatkan sesuatu pada tempatnya (proporsional). Diharuskan pada generasi milenial ketika menjadi pemimpin untuk memberikan hak orang lain tanpa kurang, menghukum yang melanggar dalam hal ini para penjahat (korupsi, kelamin) dll sesuai dengan kesalahan dan pelanggrannya tanpa pandanag bulu.

6. Selalu berfikir positif dalam bahasa Belanda artinya tentu, pasti, tegas dan nyata, kebalikan dari berfikir positif adalah berfikir negatif. Apabila generasi melenial selalu berfikiran positif tentu akanmendatangkan manfaat untuk semuanya.

7. Percaya diri, sikap ini termasuk sikap dan kemampuan yang terpuji yang harus dimiliki seorang pemimpin sehingga ia berani berpendapat dan dalam mengambil keputusan atau tindakan, dengan pengetahuan yang mumpuni, dengan menggunakan nalar dan akal fikiran dan pertimbangan yang matang.

Dari sumbangan tujuh pemikiran inilah kiranya menjadi sumber acuan untuk mencari pemimpin yang diharapakan dan mampu membawa gerasi melineal lebih mengedepankan kepentingan umum diatas segala-galanya, kepentingan rakyat diatas segala-galanya, semoga amin…

Kraksaan, 12 September 2018

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here