Menstabilkan Harga Bahan Pokok, TPID dan Bulog Gelar Operasi Pasar

Kapolres Abdya AKBP Andy Hermawan,SIK,M.Sc yang didampinggi ka Bulog subdivre VI Blangpidie Elmar Findra saat melaksanakan pengawasan dalam operasi pasar dihalaman kantor camat T, tangan, Kamis (14/12/2017).

ACEH ABDYA, Kamis (14/12/2017) suaraindonesia-news.com – Dalam rangka menstabilkan harga bahan pokok jelang Tahun baru 2018. Tim Pengendali Inflansi Daerah (TPID) bersama Disperidagkop Aceh Barat Daya (Abdya) dan Bulog subdrivre IV Blangpidie gelar Operasi Pasar murah di empat Kecamatan setempat.

Pelaksanaan operasi pasar yang digelar tersebut merupakan program dari disperidagkop Provinsi Aceh melalui disperindagkop kabupaten Abdya sebagai pelaksana kagiatan yang melibatkan unsur terkait lainnya, dalam hal ini Polres Abdya diikut sertakan selaku pengawasan pendistribusi penyaularan.

Kepala Dinas Perindagkop Abdya H Nazli S.Sos menyebutkan, digelarnya operasi pasar murah tersebut merupakan langkah pemerintah untuk menstabilkan lonjakan harga bahan pokok menjelang tahun baru 2018, selama empat hari yang terbagi diempat titik diwilayah abdya.

“Ini upaya pemerintah dalam menekan kenaikan harga pasar dengan melaksanakan operasi pasar murah, disamping terbantunya beban masyarakat menengah kebawah yang menjadi sasaran penyalurannya,” sebut Nazli.

Lebih lanjut Nazli mengatakan, pelaksanaan pasar murah tersebut terbagi di empat kecamatan yakni Kecamatan Manggeng dengan Lembah Sabil, Tangan-tangan dengan Kecamatan Setia, kemudian untuk Kecamatan Blangpidie, dengan Susoh dan Jeumpa dilanjutkan dengan Kuala Batee bersama Babahrot.

“Empat titik tersebut dijadwalkan pada hari Rabu, Kamis, Jum’at dan Sabtu, sedangkan yang berhak mendapatkan kupon pembelian paket itu hanya kalangan warga miskin, tidak untuk yang berstatus PNS dan pejabat lainnya,” ujar Nazli.

Dijelaskannya, bahan pokok yang disalurkan melalui pasar murah diantaranya Beras, Gula dan minyak makan, dengan rata-rata mendapatkan satu paket kupon, yang pastinya kita selalu melakukan pengawasan saat proses penyaluran berlangsung agar tidak terjadi kecurangan.

“kita libatkan Polres untuk pengawasan agar yang kita salurkan tepat sasaran untuk masyarak miskin,” tandas H.Nazli. (Nazli MD)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here