Masyarakat Paya Bujok Dalam Minta Segera Dimekarkan

LANGSA, Minggu (12 November 2017) suaraindonesia-news.com – Masyarakat dusun Prumnas dan dusun Buket gampong Paya Bujok Seuleumak kecamatan Langsa Baroe mengharapkan pemerintah kota Langsa agar segera melakukan pemekaran Gampong Paya Bujok Dalam dari gampong induk.

Hal ini disampaikan tokoh masyarakat kedua dusun tersebut saat menggelar pertemuan silaturrahmi dengan wakil walikota Langsa, di Mutiara Water Park, Sabtu malam, 11 November 2017.

“Pemekaran gampong Paya Bujok Dalam sudah lama diusulkan dan ini merupakan permintaan masyarakat bukan atas usulan ataupun permintaan saya,” kata Syafi’i Keuchik Paya Bujok Seuleumak dalam pertemuan itu.

Syafi’i juga menjelaskan letak dan luas gampong tersebut yang diperkirakan luas 1532 Hekter dengan jumlah penduduk 4126 jiwa dan memiliki 776 KK.

“Dengan berbagai pertimbangan masyarakat lahirlah wacana pemekaran desa untuk menjadi gampong selanjutnya,” katanya lagi.

Hal serupa juga disampaikan Saifuddin Atan ketua panitia pemekaran gampong. Dikatakannya, gagasan pemekaran adalah murni atas keinginan masyarakat yang mengharapkan pembangunan secara merata di tingkat dusun maupun gampong.

Sementara wakil wali kota Langsa, Marzuki Hamid pada silaturrahmi tersebut mengatakan usulan pemekaran gampong Paya Bujok Dalam dari Paya Bujok Seuleumak kecamatan Langsa Baroe merupakan bagian dari aspirasi masyarakat kepada pemko Langsa.

Kata dia, di wilayah kota Langsa ada beberapa gampong yang telah mengusulkan pemekaran termasuk Paya Bujok Dalam. Dan pihaknya mengaku saat ini sedang meneliti serta mempelajari dengan berbagai kajian peraturan, prakarsa, adat istiadat dan undang-undang.

“Setelah diverifikasi dan diteliti oleh BPMD kota Langsa nantinya akan direkomendasi kepada gubernur Aceh dan selanjutnya gubernur merekomendasi kemendagri. Kenapa kemendagri karena ini menyangkut dengan anggaran,” jelas Marzuki Hamid.

Selain itu, secara tertulis ia juga mengharapkan masyarakat benar-benar serius membangun desa dimulai dari dini baik semangat bergotong royong, memakmurkan masjid, menjaga dan merawat lingkungan serta para orang tua mendidik dan juga menjaga anak dari bahaya narkoba.

“Harapan ini juga ada didalam surat pernyataan yang kita serahkan kepada setiap warga semoga betul-betul dijalankan supaya proses percepatan pemekaran gampong bisa segera direalisasi,” ungkapnya.(Rusdi Hanafiah/Jie).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here