Masyarakat OKU Berikrar Kobarkan Semangat Siap Bela NKRI

Upacara peringatan Hari Bela Negara ke 68

Reporter: Supriyadi

 

Oku, Senin (19/12/2016) suaraindonesia-news.com – Bupati OKU Drs H Kuryana Azis menjadi inspektur upacara peringatan Hari Bela Negara ke 68 yang digelar di halaman Makodim 0403/OKU, Senin (19/12/2016).

Untuk membela Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), banyak peran bisa dilakukan masyarakat. Diantaranya dengan mengentaskan kemiskinan dan memperjuangkan kesejahteraan masyarakat.

Hal tersebut diungkapkan, Bupati OKU, Drs H Kuryana Azis  pada saat membacakan Amanat Presiden RI Ir Joko Widodo saat menjadi Inspektur Upacara.

“Aksi bela negara bisa dilakukan sesuai dengan pekerjaan dan profesi masing-masing,” kata Kuryana.

Seperti petani yang berjuang untuk Penanaman padi agar masyarakat Indonesia tidak perlu impor beras untuk memenuhi kebutuhan pangan Masyarakat Indonesia, Serta Seorang dokter yang berjuang untuk memberikan kesehatan bagi masyarakat sudah bentuk membela negara, ujarnya.

“Saat ini kita hanya memperingati saja, namun alangkah baiknya jika ada bentuk nyata bagi kita untuk membela negara,” kata Kuryana.

Dilanjutkan Kuryana, yang perlu diketahui Indonesia bisa berdiri tegak saat ini karena aksi bela negara para pendahulu dan sudah tercatat pada 19 Desember 1948 bahwa Indonesia merdeka berkat aksi bela negara.

“Yang terpenting lainnya dalam aksi bela negara adalah mengatasi kemiskinan dan menanti kesejahteraan masyarakat yang merata,” terang Kuryana.

Menurutnya, membela negara dari kemiskinan, kebodohan, dan ketergantungan. Ini adalah tugas kita bersama, untuk itu mari la aksi bela negara ini, kita lakukan sesuai dengan tugas dan profesi kita, sambng Kuryana.

Sementara Komandan Kodim 0403/OKU Letkol Inf Sjahroni menambahkan, bahwa dalam aksi bela Negara pihaknya sudah memiliki program yang telah berjalan sejak lama Memberikan wawasan kebangsaan kepada setiap sekolah dan mahasiswa dalam rangka membela negara.

“Wawasan kebangsaan terhadap pelajar dan mahasiswa tantangan Indonesia ke depan serta pengetahuan empat pikar bernegara, ancaman yang sudah ada di depan mata saat ini adalah ancaman bagi generasi muda dari bahaya narkoba menyelamatan bagi Negara kita itu tugas kita bersama-sama dan untuk membela NKRI,”Tegas Sjahroni.

Pembacaaan ikrar bela negara di bacakan oleh petugas Satpol PP OKU, Dan peserta upacara berasal dari TNI, Kepolisian, Satpol PP, Kader Bela Negara, Organisasi Massa, Mahasiswa, dan Pelajar,  kabupaten Ogan komering Ulu (OKU).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here