Mantan Ketua PPK Jrengik: Penyelenggara Pilkada Kabupaten Sampang Tidak Netral

Moh Salim mantan ketua PPK Kecamatan Jrengik Kabupaten Sampang

SAMPANG, Rabu (13/06/2018) suaraindonesia-news.com – Idealnya panitia penyelenggara diharuskan netral dalam memberikan pelayanan pada setiap paslon yang sedang berkompetisi dalam meraih dukungan dari masyarakat, namun berbeda dengan yang terjadi di Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, karena salah satu anggotanya diduga telah ikut serta dalam agenda kampanye dari salah satu paslon.

Seperti halnya yang diungkapkan Moh. Salim, mantan PPK Kecamatan Jrengik mengatakan bahwa saat ini sedang ramai diperbincangkan mengenai dugaan salah satu anggota PPS Desa Larlar, Kecamatan Banyuates, yang ikut serta dalam agenda kampanye Paslon Pilkada Sampang nomor urut tiga.

“Kami sangat menyayangkan pada keterlibatan ketua PPS Desa Larlar yang ikut serta dalam agenda kampanye paslon bupati Sampang nomor urut tiga pada hari Senin malam, bahkan dia berani naik keatas panggung menunjukkan dukungannya,” Kata Salim.

Dari kejadian tersebut Salim berharap agar PPK setempat serta paswaskab segera mengambil langkah untuk segera mengambil tindakan hingga hal serupa tidak terjadi lagi.

“Mestinya, PPK maupun pihak panwas segera mengambil tindakan, karena hal itu merupakan suatu pelanggaran kode etik,” kata Salim.

Terpisah Sulhan Batioh ketua PPK Kecamatan Banyuates membenarkan bahwa dirinya sudah dipanggil untuk mengklarifikasi kejadian tersebut dan saat ini, Rabu (13/06) malam sedang menggelar rapat khusus membahas permasalahan tersebut.

“Maaf mas kami sekarang masih rapat internal dengan teman-teman PPK berkenaan dengan masalah anggota PPS kami itu,” tukasnya.

Reporter : Anam
Editor : Amin
Publiser : Imam

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here