Maling Ketangkap Massa, Dihajar Hingga Tak Berdaya

Pelaku Curat yang ketangkap massa, Diserahkan ke Mapolsek Mayangan dan Barang Bukti Hasil Curiannya

Suara Indonesia-News.Com-Probolinggo – Apes bagi Ismail, pelaku pencurian dengan pemberatan, warga Jalan Teuku Umar, Kelurahan Semampir, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo ini saat melakukan aksinya membobol rumah korban ketangkap masa dan dihajarnya hingga tidak berdaya.

Kapolsek Mayangan, Kompol Kasman, kepada wartawan menjelaskan, pelaku Rabu (4/2/15) sekitar pukul 03.00 dinihari, saat membobol pintu rumah Yudi (korban), warga jalan Ikan Hiu Mayangan Kota Probolinggo, waktu pelaku mau masuk kepergok dengan tuan rumah saat mau keluar.

Mengetahui ada orang tidak dikenal pada dinihari masuk rumahnya tanpa permisi, Yudi (korban) langsung menanya “siapa kamu!!, karena aksinya kepergok tuan rumah, tersangka balik arah mau lari  diteriakan maling-maling oleh korban (tuan rumah,red) dan dikejar, hingga terjadi duel antara korban dengan pelaku, warga mendengar ada keributan langsung berdatangan membantu menangkap pelaku dan menghajarnya sampai babak belur hingga terkapar tidak berdaya.

Selanjutnya, Kapolsek mengatakan, pelaku di TKP digeledah oleh warga, didalam saku celana didapati sebuah HP dan Tab, juga sebuah linggis kecil yang ditemukan di TKP dan Sepeda motor yang digunakan pelaku.

Pelaku oleh warga terus diserahkan ke Mapolsek Mayangan beserta HP, Tab, linggis dan sepeda motor. Setelah HP dan Tab diperiksa oleh Petugas diketahui milik Sandi  warga jalan Ikan Tongkol Mayangan.

Dengan temuan tersebut, kemudian Sandi dihubungi oleh Petugas datang ke Mapolsek ditanyakan apakah merasa kehilangan barang berupa HP dan Tab, ternyata benar, bahkan menurut keterangan Sandi yang dicuri oleh pelaku juga uang sebesar Rp.1,5juta,- didalam dompet yang ditaruh disamping tempat tidur. Sandi juga mengatakan malam itu dirinya tertidur pulas tidak merasakan pintu rumahnya dibobol maling, Sandi baru mengetahui barang dan uangnya dicuri maling sekitar jam 02.00 dini hari waktu terbangun.

Namun uang Rp.1,5 juta yang dikatakan korban Sandi sudah tidak ada, mungkin semburat waktu pelaku dimasa di TKP jalan Ikan Hiu,  ulas Kapolsek.

Jadi tersangka ini dihari yang sama telah melakukan pencurian didua TKP. Sebelum masuk kerumah Yudi di jalan Ikan Hiu, sebelumnya pelaku telah membobol rumah Sandi di jalan Ikan tongkol. Sebelumnya menurut catatan tindak kriminalitas di Polres Probolinggo, pelaku sudah pernah dihukum dengan kasus yang sama. Pelaku melakukan pencurian dengan pemberatan (curat) dikenakan Pasal 363 KUHPidana dengan ancaman hukuman selama 5 tahun penjara, ujar Kapolsek Mayangan Kompol Kasman menjelaskan. (Singgih)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here