Mahar 150 Juta, 3 Orang Pelaksana Rekrutmen Perangkat Desa di Laporkan ke Polres Lamongan

Dua dari kiri, Yilianto Usai Melaporkan ke 3 Pelaksana Tes Sekdes Mragel, Sukorame, Lamongan.

LAMONGAN, Kamis (14/06/2018 ) suaraindonesia-news.com – Kelimak isu dugaan rekayasa rekrutment Perangkat Desa (Sekdes) Mragel, Kecamatan Sukorame berujung pada pelaporan ke Polres Lamongan.

Yulianto ( 33 ) salah satu calon Sekdes Mragel yang merasa dipermainkan dalam Rekrutmen perangkat Desa Mragel oleh Ali Mahfud (Ketua Panitia), Suprapto (Bendahara Desa), dan Cipto (Kepala Desa). Ketiga orang tersebut, dilaporkan Yulianto ke Polres Lamongan, Rabu (13/06/2018 ).

“Saya dijanjikan mereka, diatur menjadi calon Sekdes Jadi bila bisa siapkan dana 150 juta,” katanya didepan Kantor SPKT Polres Lamongan seusai laporan, Rabu (13/06).

Namun, kata Yulianto dirinya baru bayar tunai 81 juta yang pembayaran kedua melalui tranfer rekening bank, sebesar 45 juta.

“Dua jam sebelum pelaksanaan tes ujian, uang mahar saya dikembalikan Ali Mahfud dengan pengembalian uang bentuk pecahan yang berbeda dari yang saya berikan,” terang Yulianto.

“Mas ujiannya mudah kok, sampean tidak usah membayar, sudah pasti jadi kok,” ujar Yulianto menirukan ucapan Ali Mahfud ke padanya dua jam sebelum tes ujian sekdes Mragel.

Yulianto meyakini ada yang lebih besar memberi mahar darinya. Dan ia mencurigai, yang akhirnya calon Sekdes jadi, ia merasa ragu dia murni hasil ujian tes dari kemampuan sendiri.

“Saya tantang itu diuji ulang saya dengan dia (yang Jadi, red), panitia menolak,” tegas Yulianto keawak media selepas pelaporannya.

Yulianto mengaku memiliki sejumlah bukti mukai dari kronologi pelaksanaan rekrutmen Sekdes di Mragel, Alat bukti rekaman mediasi dirinya dengan Camat Sukorame dan pihak pemerintahan desa serta SMS permintaan pelunasan mahar menjadi calon Sekdes dilampirkan dalam surat pengaduannya.

“Semua sudah saya lampirkan, alat – alat buktinya”, pungkasnya.

Sementara petugas SPKT polres Lamongan, Bambang panggil akrabnya, tak menampik ada laporan dari Yulianto, Rabu sore (13/06).

“Terkait proses selanjutnya, biar Humas Polres Lamongan yang berwenang menjelaskan ke awak media,” pungkasnya.

Reporter : Hadi Mulyono
Editor : Amin
Publisher : Imam

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here