MA Annajah I Karduluk Gelar Sidang Terbuka Wisuda Purna Ke XX

Sidang Terbuka Wisuda Purna Ke XX, MA Annajah I Desa Karduluk, Kec. Pragaan, Kab. Sumenep

Reporter: Mahdi

SUMENEP, Minggu (7/5/2017) suaraindonesia-news.com – Madrasah Aliyah (MA) Annajah I Desa Karduluk, Kecamatan Pragaan, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, menggelar Sidang Terbuka Wisuda Purna Ke XX, Minggu (7/5/2017). Acara tersebut berlangsung Khitmat.

Kepala Sekolah MA. Annajah I Karduluk Sahuri, M.Pd.I menyampaikan terimkasih kepada dewan guru, siswa dan wali murid yang turut mendukung serta mengsukseskan acara Sidang Terbuka Wisuda Purna ke XX. Tiga elemin tersebut bagian terpenting dalam dunia pendidikan.

“Kesan pesan dari para wali murid sangat mendukung terhadap pelaksanaan wisuda ini. Semoga tahun depan lebih baik lagi,” Ucap Sahuri dalam sambutannya.

Sementara ketua yayasan yang di wakili oleh ketua bidang pendidikan formal K. Abdul Wasik Bahar mengatakan, jangan putus sekolah silahkan melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi.

“Carilah perguruan tinggi yang sesuai dengan kultur budaya masyarakat yang berhaluan faham ahlus sunnah wal jamaah,” ujarnya.

Karena menurutnya banyak alumni masuk perguruan tinggi yang tidak sesuai dengan faham ahlussunnah waljamaah, kemudian setelah pulang ke masyarakat membawa faham yang tidak sesuai dengan kultur masyarakat kita.

“Jangan berhenti belajar, silahkan lanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Pilih perguruan tinggi yang berhaluan ahlussunnah wal jamaah. Sehingga nantinya menjadi solusi ditengah tengah masyarakat. Jika salah pilih perguruan tinggi maka setelah lulus hanya menjadi sampah masyarakat,” Harapnya kepada siswa yang diwisuda.

Diketahui MA. Annajah I Desa Karduluk, Kecamatan Pragaan, Kabupaten Sumenep, Madura Jawa Timur, tahun pelajaran 2016 – 2017 mewisuda 84 siswa, 40 siswa dan 44 siswi.

Sementara wisudawan terbaik diraih oleh Dian Sakinah perempuan berparas cantik asal Pekalongan, Jawa Tengah. Sekaligus peraih Nilai Ujian (UN) tertinggi.

Dian sapan akrabnya menyampaikan terimkasih kepda seluruh dewan guru yang telah mendidik dan mengajar selama belajar di MA Annajah I.

Lanjut Dian, dalam pertemua pasti ada perpisahan, tidak ada pertemuan yang abadi tapi saya percaya seperti pertemuan. Perpisahan juga tidak ada yang abadi. Adakah hal yang lebih berharga dari kebersamaan, kebersamaan yang membuat kita kuat cerdas dan tegar dalam membangun nama baik madrasah ini.

“Terimkasi kepada seluruh para guru, telah mendidik saya dengan ikhlas. Saya yakin perpisahan ini awal dari pertemuan. Suatu saat kita pasti bersua. Semoga MA. Annajah I lebih maju kedepannya”. Ucap putri pasangan Hudari dan Nuk Budiyati, diakhir sambutan sebagai siswi terbaik.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here