LSM KANA Meminta,Pemkap Aceh Timur Transparan Dalam Mengelola Dana Hibah Dan Bansos

Muzakir, Ketua LSM KANA

Aceh Timur, Suara Indonesia-News.Com, Ketua LSM KANA mendesak Pemkab Aceh Timur agar transparan dalam mengelola dana hibah dan bantuan sosial (bansos) yang bersumber dari APBK thn 2015.” ujar Muzakir Pada media Jumat (3/7).

Hal ini di lakukan  kata Muzakir, agar tidak terjadi penyimpangan dan tepat sasaran dalam menyalurkan bantuan tersebut.Mengingat peraturan yang ada di Aceh Timur yang tertuang dalam Peraturan Bupati(Perbup)no 8 tahun 2009 dan Peraturan Pemerintah (Permen) no 79 tahun 2005 tentang pedoman pembinaan dan pengawasan.

Karena menurut Peraturan tersebut di atas ,penerima bantuan bansos dan hibah tidak boleh menerima secara berturut turut.terang Muzakir.

Muzakir melanjutkan, Untuk itu Pemkab Aceh Timur agar membuka Informasi terhadap pengelola dana hibah dan bantuan sosial, sehingga kita semua mengharapkan penerima bantuan yang di maksud dapat di ketahui oleh seluruh masyarakat.

Semua itu di lakukan agar penerima bantuan itu tepat sasaran dan di prioritaskan untuk masyarakat yang ekonominya kurang mampu. pinta Muzakir.

Karena Muzakir menilai , Realisasi dalam penggunaan Dana Bansos di Aceh Timur selama tahun 2014 sangat tertutup dan diskriminatif hanya di ketahui oleh orang tertentu saja yang memiliki hubungan kedekatan di Aceh Timur.jelas Muzakir.

Pada tahun 2015 Muzakir mengharapkan Pemkap Aceh Timur agar dapat memberlakukan standar operasional prosedur(SOP) biar sesuai aturan yang berkaitan dengan pemberdayaan masyarakat kecil mulai dari perencanaan hingga realisasi dan evaluasi.

Untuk itu Muzakir meminta kepada Dinas Koporindak/UKM dan Dinas Sosial Aceh Timur  yang banyak menyalurkan dana tersebut  agar dapat mempublikasikan secara terbuka kepada masyarakat luas , sehingga masyarakat dapat mengetahui bahwa adanya bantuan untuk masyarakat kecil guna peningkatan ekonomi.

Program ini sangat perlu di laksanakan sebab langkah dalam pemberdayaan //meningkatkan ekonomi masyarakat harus sejalan dengan program pemerintah pusat dalam hal menyambut pemberlakuan Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) pada tahun ini pungkas Muzakir. (RD).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here