Longsor Jalan Banjarejo Makin Parah

Longsor yang Semakin Parah

Reporter: Lukman

BLORA, Sabtu (13/5/2017) suaraindonesia-news.com – Longsor jalan kabupaten yang menghubungkan Kecamatan Banjarejo dengan Kecamatan Ngawen, dan Kecamatan Tunjungan semakin ktitis, menyusul lalu lalangnya berbagai kendaraan roda empat yang memanfaatkan jalan itu untuk jalur alternatif.

“Setelah ada proyek pengecoran jalan Blora-Semarang, banyak truk lewat jalan Banjarejo-Ngawen ini,” jelas Ngadiyono (44), warga Karangtalun, Kecamatan Banjarejo,

Dampak lalu lalangnya kendaraan roda empat itu, membuat titik longsor di utara Kota Kecamanatan Banjarejo semakin curam, badan jalan menyempit, dan berbahaya untuk kendaraan roda empat.

“Iya memang, longsoran makin melebar, dan badan jalan kritis, pengemudi kendaraan roda empat harus ekstra hati-hati,” tambah Susilo (38), warga Banjarejo.

Pantauan Koran Wawasan di titik longsor jalan Banjarejo-Ngawen-Tunjungan, mendapati longsoran makin melebar, dan mengikis badan jalan sepanjang puluhan meter

Tidak hanya siang hari, saat malam banyak kendaraan roda empat, juga truk-truk lewat jalan Banjarejo sebagai jalur alternatif untuk menghidari macet jalan provinsi Blora-Purwodadi-Semarang yang kini sedang dalam pekerjaan peningkatan rigit pavemen (cor beton tehnik kaku).

Diberitakan sebelumnya, longsor yang mengikis jalan kabupaten penghubung Kecamatan Banjarejo menuju Kecamatan Ngawen, dan Kecamatan Tunjungan itu akibat bencana alam. Separuh badan jalan sepanjang sekitar 50 meter ikut amblas, dan nyaris putus.

Tidak hanya plengsengan, dan badan jalan, lahan persawahan warga yang berada di sebelah barat jalan juga ikut longsor semakin parah beberapa saat pasca hujan lebat Novembver 2016 lalu, dan dibuatkan pengaman sementara yuang berfunhgsi sebagai jalan darurat.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Sam Gautama Karnadjaya, membenarkan longsoran jalan Banjarejo-Ngawen-Tunjungan semakin serius, dan berbahaya untuk kendaraan roda empat.

Untuk menata kembali jalan yang longsor berat itu itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora segera melakukan perbaikan dengan mengalokasikan anggaran sebesar satu miliar rupaih.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here