Lomba Tari Lulo Kreasi Meriahkan HUT Kota Kendari

Peserta Lomba Tari Lulo Kreasi dari Bhayangkari Polda Sultra

Reporter: Topan

KENDARI SULTRA, Sabtu (6/5/2017) suaraindonesia-news.com – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Kendari ke-186 yang jatuh pada hari Selasa, 9 Mei 2017, Jumat malam panitia menggelar Tari Lulo Kreasi dengan dua kategori, yaitu kategori sissa SD dan kategori Umum.

Dalam kategori Umum di ikuti oleh beberapa instansi, seperti utusan SKPD, Bhayangkari, utusan Kecamatan, dan beberapa peserta lain.

Dalam lomba ini peserta dari Bhayangkari Polda Sultra berhasil meraih juara pertama dan ke dua lomba Tari Lulo Kreasi.

Dari cerita rakyatnya, tari kreasi tersebut menceritakan tentang perempuan Kuli susu yang harus tetap memegang teguh adat istiadat, meski banyak pengaruh yang datang dari luar. Namun jika dikaitkan dengan era modern saat ini cukup memberi tantangan bagi perempuan dalam memegang teguh adat istiadatnya.

Dari informasi yang diterima suaraindonesia-news.com, yaitu dari PJ Ketua Yayasan Bhayangkari Vivi Bambang Priyambadha mengatakan bahwa Bhayangkari Polda Sultra membawa dua tim dan kedua tim tersebut menjadi juara pertama dan ke dua.

“Alhamdulillah kedua tim yang kami bina dari Bhayangkari menjadi yang terbaik di perlombaan tari Lulo kreasi tersebut,” tutur Vivi Bambang Priyambadha yang akrab disapa Vivi.

Lanjut Vivi, ini semua berkat arahan dan motivasi dari Kapolda Sultra dimana beliau selalu memotivasi kami (Bhayangkari, red) untuk selalu menghargai budaya tradisional yang ada di daerah, seperti di Sultra ini.

“Dukungan dan motivasi serta prakarsa Pak Kapolda Sultra membuat kami Bhayangkari selalu semangat hingga akhirnya utusan kami menjadi juara pertama dan ke dua di perlombaan HUT Kota Kendari ini,” terang Vivi.

Dikatakan Vivi, untuk itu ia berharap agar Bhayangkari di mana pun berada di daerah Sultra agar selalu mencintai budaya tradisional di daerahnya masing-masing.

“Karena melalui budaya, kita langsung bersentuhan dengan masyarakat dan mari kita terus berinovasi untuk masyarakat,” ajaknya.

Ia juga mengatakan, sebagai Perempuan Sultra harus bisa menampilkan tarian Lulo Kreasi, karena tarian itu adalah tarian tradisional asli Masyarakat Sulawesi Tenggara.

“Maka dari itu kami sebagai Perempuan Bhayangkari wajib menampilkan yang maksimal dan insya Allah hasilnya memuaskan,” tuturnya mengakhiri.

HUT Kota Kendari kali ini mengusung tema “Mewujudkan Kota Kendari Sebagai Masa Depan Sultra.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here