Listrik Padam, UNBK SMK Nurur Rahman Talango Sumenep Terganggu

Pelaksanaan UNBK hari Pertama di SMK Nurur Rahman Kecamatan Talango, Sumenep, Senin (2/4/2018)

SUMENEP, Senin (2/4/2018) suaraibdonesia-news.com – Pelaksanaan UNBK hari Pertama di SMK Nurur Rahman Kecamatan Talango, Sumenep, Senin (2/4/2018) mengalami gangguan, yakni padamnya listrik PLN.

Akibatnya, pelaksanaan UNBK untuk sesi ke dua pukul 10.30 harus molor selama satu Jam. Meski molor, pelaksanaan UNBK tetap berjalan dengan lancar, dan siswa tetap mengerjakan materi ujian hingga pukul 14.30 WIB.

Kepala Sekolah SMK Nurur Rahman, Ahmad Fawaid, mengatakan, jika padamnya listrik terjadi sebelum pelaksanaan UNBK sesi kedua dimulai atau sekitar pukul 9.30, yang sejatinya dilaksanakan pukul 10.30 WIB.

”Pelaksanaannya terpaksa molor, namun tidak membuat siswa panik, mereka menggunakan waktu hingga listrik kembali hidup,” katanya saat ditemui di ruangannya, Senin (2/4/2018) siang.

Pihak sekolah sendiri telah melakukan langkah antisipasi dengan menyiapkan 1unit genset.

Namun genset yang disediakan tidak kuat menghidupkan Jaringan Internet yg digunakan Server Utama UNBK yang ada di sekolah dikatenakan Jaringan internet server utama konneksinya dg Tower di sekitar Sekolah yg ketika listrik padam Jaringan internetpun ikut blank.

Pihak sekolah mengaku menyayangkan adanya pemadaman listrik tersebut tanpa ada pemberitahuab sebelumnya lantaran dianggap mengganggu jalannya UNBK.

Agar terhindar dari ujian susulan, pihak sekolah berkoordinasi dengan server pusat dan diberikan tenggang waktu hingga pukul 18.00 petang. Listrik baru kembali hidup sekitar pukul 12.00 WIB.

”Kami berkoordinasi dengan server pusat di Jakarta agar diberikan tenggang waktu, jujur kami sangat menyayangkan pemadaman listrik yang dilakukan tanpa pemberitahuan. Tadi siswa baru masuk kelas sekitar pukul 12.15,” keluhnya.

Pihaknya bersyukur siswanya tidak stres dan tertekan karena ujian harus mundur. Pihak sekolah sendiri mengarahkan para siswa untuk menunggu listrik kembali hidup untuk belajar dan tetap rileks. Ia berharap untuk hari kedua,ketiga dan keempat pada selasa (3/4) hari rabu (4/4) dan Kamis (5/4) besok lusa, tidak ada lagi pemadaman listrik.

”Harapannya tentu tidak ada pemadaman lagi, kasihan para siswa harus menunggu dan pengawas pun jamnya molor,” harapnya.

Khairul Umam, salah satu peserta UNBK SMK Nurur Rahman mengaku sempat cemas, karena harus menunggu sekitar 1 jam. Apalagi ia mendapatkan jatah untuk melaksanakan UNBK pada sesi kedua.

”Sempat stres tadi (siang), takutnya kalau sampai sore nggak nyala dan harus ikut susulan. Tapi, syukur bisa nyala, dan semua siswa bisa ikut ujian,” ujar siswa kelas 12 Agribisnis Tanaman Perkebunan.

Reporter : Ach Fajar
Editor : Agira
Publisher : Imam

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here