Lindungi Hak Pilih, KPU Sumenep Launching Posko Layanan di Tiap Desa

Ketua KPU Kabupaten Sumenep, A. Warits saat membuka lanching Posko Layanan Gerakan Lindungi Hak Pilih, Senin (01/10/2018) di Hotel Utami

SUMENEP, Senin (01/10/2018) suaraindonesia-news.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur gelar launching ‘Posko Layanan’ Gerakan Melindungi Hak Pilih (GMHP) Pemilu 2019, Senin (1/10/2018).

Partai politik, Bawaslu dan sejumlah media turut hadir dalam gerakan yang akan berlangsung pada 1 hingga 28 Oktober 2018 ini.

Ketua KPU Sumenep, A. Warits menyatakan pembentukkan posko GMHP ini bertujuan melakukan validasi DPT dan melindungi para pemilih yang kemungkinan masih belum terdaftar.

Selain itu, KPU Sumenep juga akan mendirikan posko di setiap Desa, Kelurahan dan Kecamatan di Sumenep. Bahkan, di Setiap posko juga akan ditempel daftar pemilih, dengan tujuan untuk memudahkan masyarakat, dalam memberikan informasi kepada penyelenggara pemilu.

Hal ini sebagaimana instruksi dari KPU RI, yang atas rekomendasi Bawaslu untuk menindaklanjuti pasca DPT Hasil perbaikan yang pertama.

“Jadi, posko layanan GMHP itu nantinya ada di setiap Kecamatan dan desa, dan posko ini akan dibuka selama 28 hari,” katanya.

Menurut dia, salah satu tujuan posko tersebut untuk membantu masyarakat, terutama apabila ada warga yang belum terdaftar sebagai pemilih, bisa langsung mendatangi posko.

“Apabila bagi masyarakat yang sudah memenuhi syarat dan namanya tidak masuk dalam DPT, itu bisa mendatangi posko layanan GMHP tersebut untuk mendaftarkan diri dan dimasukkan ke DPT,” jelasnya.

Sementara berdasarkan rapat pleno beberapa waktu lalu, DPT di Sumenep berjumlah 868.171 orang. Namun dibandingkan DPT Pilgub Jatim yang berjumlah 854.148 pemilih, DPT untuk pemilu 2019 bertambah 14.023 orang.

Reporter : Syaiful
Editor : Amin
Publisher : Imam

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here