Lantik Kades PAW Guluk-Guluk, Ini Pesan Bupati Sumenep

Bupati Sumenep A.Busyro Karim Saat Melantik Kepala Penganti Antara Waktu Desa Guluk-guluk di Ruang Arya Wiraraja Kantor Bupati setempat, Rabu malam,(7/2).

SUMENEP, Kamis (8/2/2018) suaraindonesia-news.com – Bupati Sumenep, Madura, Jawa Timur, A.Busyro Karim melantik kepala desa Pengganti Antar Waktu (PAW) Desa Guluk-Guluk Kecamatan Guluk-Guluk, di Ruang Arya Wiraraja Pemkab setempat, Rabu (7/2) malam.

Bupati Sumenep dalam sambutannya mengatakan, Dana Desa (DD) Kabupaten Sumenep pada tahun 2018 ini sebesar Rp. 276, 3 miliar ditambah dengan Alokasi Dana Desa (ADD), dengan besaran dana masing-masing desa mendapat anggaran desa sebesar Rp. 1 miliar.

“Kepala desa harus mengelola dana keuangan desa untuk kepentingan masyarakatnya, jangan sampai menggunakan dana itu, hanya demi kepentingan pribadi dan kelompok pendukungnya saja, karena Dana Desa (DD) bukan milik pribadi namun milik masyarakat dalam rangka mempercepat pembangunan di desa,” kata Bupati.

Mantan ketua DPRD setempat ini menyatakan, kepala desa juga harus membangun kerja sama dengan semua elemen masyarakat di desanya, dalam rangka ikut berperan aktif mendukung pelaksanaan program desa.

Itu dilakukan karena kepala desa dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya tidak bisa berjalan sendiri, namun harus mendapat dukungan masyarakat sehingga program pemerintahan desa berjalan lancar dan menuai keberhasilan.

Baca Juga: Ini Kata Kadinkes Sumenep Terkait Pelayanan Puskesmas Bluto yang Dikeluhkan Warga 

“Saya juga berharap agar seluruh komponen masyarakat Desa Guluk-Guluk mendukung tugas-tugas kepala desa yang baru jangan biarkan bekerja sendirian, tetapi butuh dukungan semua pihak. Jadi kepala desa wajib membangun komunikasi dengan semua elemen masyarakat agar mendukung setiap program pembangunan desa,” terang Bupati 2 periode ini.

Pelantikan Kepala Desa Guluk-Guluk, Akhmad Wa’il, SE, MM dilakukan setelah terpilih sebagai kepala desa setempat melalui Pemilihan Antar Waktu yang telah dilaksanakan pada tanggal 31 Januari 2018.

Bupati mengungkapkan, kepala desa harus ikut serta mensukseskan program-program pemerintah daerah, terutama dalam menggalakkan pembangunan infrastruktur, kesehatan, pengentasan kemiskinan, dan pendidikan.

Termasuk mensukseskan program pemerintah daerah di Tahun Kunjungan Wisata Sumenep 2018 melalui pengembangan destinasi wisata di desanya dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Paradigma pembangunan saat ini adalah pembangunan dari bawah, dari pinggir dan desa-desa, karena desa merupakan tulang punggung kemajuan daerah dan negara. Untuk itu kepala desa bisa berinovasi dan berkreasi membangun desanya masing-masing.” pungkasnya.

Reporter : Ach Fajar
Editor : Agira
Publisher : Tolak Imam

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here