Lama Tak Diperhatikan, Akhirnya Kapal KMP Simelue Berlayar Ke Pulau Tello

KMP Simelue

Reporter: T2g

Pulau Tello, 26/07/2016 (Suaraindonesia-news.com) – Sebagai dataran yang dibatasi laut antara dataran Provinsi Sumatera Utara, akses transportasi laut sangatlah penting untuk menunjang peningkatan ekonomi di Kabupaten Nias Selatan.

Pulau Tello salah satu kecamatan yang sangan bergantung dari pusat pemerintahan yang ada di Nias Selatan, untuk menuju di pusat pemerintahan itu memerlukan trasportasi laut berupa kapal, tahun demi tahun Tello dan Telukdalam Ibu Kota Nias Selatan hanya bias pasrah dengan menaiki kapal kayu untuk menuju Telukdalam, ironisnya di kapal kayu tersebut sangat campur bau, bagai mana tidak di satu kapal semua ada disana, terkadang ada ikan kering, ikan es, binatang seperti babi dan anjing yang di perdangangkan dari Pulau Tello dan yang lebih fatal lagi kapal itupun di muat minyak bensin atau minyak tanah yang di bawah ke Pulau Tello.

“Untuk beberapa tahun terakhir Pemerintah Nias Selatan tutup mata untuk itu, tak ada solusi yang muncul, Pulau Tello seperti di anak tirikan yang tak lagi di pedulikan oleh pemerintah,” tutur toko masyarakat Tello yang tidak mau disebut namanya.

Ia menambahkan, Tapi beberapa hari terakhir ini terdengan kabar bahwa kapal besar akan menjadi trasportasi antara Tello dan Telukdalam, kabar ini tentu sebagai masyarakat yang punya kepentingan di Telukdalam sebagai pusat pemerintahan kami sambut baik, ini ibarat impi yang menjadi kenyataan, ternyata di pemerintahan baru Nias Selatan memberikan siknyal positif buat masyarakat kami di Tello untuk peduli.

Supervisor Kapal Ferry KMP. Simelue Sutrisno menyampaikan bahwa pihaknya akan beroprasi untuk melayani transportasi laut apabila ada perjanjian kontrak antara pemerintah dengan ASDP yang diperpanjang setiap tahunnya

“Kami hanya beroprasi melayani penyebrangan laut sesuai dengan perintah yang diberikan oleh Kementrian Perhubungan. ASDP itu dikontrak sekali setahun oleh pemerintah. Jika kontrak selesai, maka pemerintah akan memperpanjang kontrak sesuai kebutuhan” tegas Sutrisno.

Oprasional Kapal Ferry yang sempat terhenti, tentu mengganggu perkembangan ekonomi masyarakat Nias Selatan. Hal itu menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Nias Selatan dan mencoba memulihkan Akses Transportasi laut yang sempat lumpuh dengan mengaktifkan kembali oprasi Kapal Ferry KMP. Simelue di Pelabuhan Telukdalam.

Hari pertama aktifnya kapal Ferry KMP. SIMELUE ditinjau langsung oleh Staf Ahli Anselmus Dachi dan Asisten III Bidang Administrasi Arototona Mendorofa yang didampingi oleh Kasi Perhubungan Fanolo Zendrato dan Kasubbag Humas Wajdin Telaumbanua.

Dari hasil tinjauan, PT. ASDP INDONESIA FERRY memberikan jadwal oprasional pelayaran yakni senin P. Sibolga – P. Telukdalam pukul 18.00 WIB, selasa P. Telukdalam – P. Tello pukul 10.00 WIB, rabu P. Telo – P. Telukdalam pukul 10.00 WIB, kamis P. Telukdalam – P. Tello pukul 10.00 WIB dan Kembali ke Telukdalam pada pukul 23.00 WIB, Jum’at P. Telukdalam – P. Tello pukul 13.00 WIB, Sabtu P. Telukdalam – P. Tello pukul 10.00 WIB dan pukul 20.00 WIB berangkat menuju sibolga pada hari yang sama.

Staff Ahli Bupati Anselmus Dachi dan Asisten III Bidang Administrasi Arototona Mendrofa menjelaskan bahwa PT. ASDP INDONESIA FERRY akan tetap beroprasi di.

Pelabuhan Telukdalam dengan frekwensi 4 kali pelayaran Telukdalam – Tello dan 1 Kali Pelayaran menuju Sibolga. Pemerintah Daerah Nias Selatan akan melengkapi segala kekurangan fasilitas pelabuhan yang memengaruhi kelayakan sandar kapal Ferry dengan berkoordinasi kepada dinas terkait untuk melakukan pembenahan pelabuhan. “kita akan koordinasi ke Dinas terkait untuk melengkapi fasilitas Pelabuhan. bagaimanapun kapal Ferry harus tetap beroprasi, ini demi kepentingan masyarakat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here