Laki-laki 23 Tahun di Temukan Tewas Misterius di Jembatan Kali Lanang

Hisam Jadmiko laki-laki 23 tahun warga Jl Abdul Gani Gang 5 kelurahan Ngaglik Kecamatan Batu, Kota Batu Jawa Timur, Senin (4/6/2018) pukul 06.30 WIB ditemukan warga, di Jembatan kali lanang Desa Pandanrejo Kecamatan Bumiaji kota Batu dalam kondisi tidak bernyawa.

KOTA BATU, Senin (4/6/2018) suaraindonesia-news.com – Hisam Jadmiko laki-laki 23 tahun warga Jl Abdul Gani Gang 5 kelurahan Ngaglik Kecamatan Batu, Kota Batu Jawa Timur, Senin (4/6/2018) pukul 06.30 WIB ditemukan warga, di jembatan kali lanang Desa Pandanrejo, Kecamatan Bumiaji, kota Batu dalam kondisi tidak bernyawa.

Hingga berita ini diturunkan, tidak ada satupun warga yang mengetahui persis penyebab tewasnya laki-laki yang penuh luka di kepala dan kaki, ia dibunuh atau bunuh diri. Ada sebagian warga yang menduga korban meninggal dunia akibat bunuh diri dari jembatan kali lanang, sementara ada sebagian warga yang menyebut korban meninggal dunia akibat dibunuh bisa jadi, pertanyaan yang sama juga menjadi bahan pertanyaan polisi untuk mengungkap tewasnya warga Nganglik tersebut. Untuk mengungkap hal tersebut polisi melakukan olah Tempat Kejadian Pekara (TKP).

Polisi menandai 10 titik di TKP, titik pertama polisi menandai dengan cat pilox, dimana pada titik tersebut tubuh korban jatuh untuk pertama kali. Polisi menandai 10 titik di TKP, titik pertama polisi menandai dengan cat pilox. dimana pada titik tersebut tubuh korban jatuh untuk pertama kali.

Meski demikian, untuk mengungkap misteri itu Polisi tidak hanya melakukan olah TKP di jembatan kali lanang, tetapi Polisi juga meminta keterangan dari pihak keluarga dan orang terdekat untuk dimintai keterangan, apa bunuh diri atau dibunuh.

Kapolres Batu AKBP Budi Hermanto saat ditemui disela-sela acara buka bersama, Senin (4/6/2018) mengatakan bahwa dari keterangan pihak keluarga korban Hisam Jadmiko mengalami despresi karena kecanduan narkoba.

“Setelah kami dalami dari pihak keluarga, bahwa korban adalah pengguna narkoba, nah mungkin dalam masa pemulihan perlu control, sementara oleh keluarganya berkeinginan dirujuk untuk direhabilitasi, mungkin dalam proses rehab itu, korban mengalami depresi,” jelasnya.

Karena ada was-was dan khawatir, kurang percaya diri, Kata Kapolres, akhirnya Hisam, pelaku memutuskan meloncat dari jembatan, yang mengakibatkan korban meninggal dunia.

Dari olah TKP, di temukan berbagai barang bukti, seperti sarung berwarna coklat, rokok Surya yang di dalamnya ada uang Rp 5000. Polisi juga menemukan sepasang sandal milik korban dan genangan darah yang berada disekitar jatuhnya korban dari atas jembatan.

Reporter : Adi wiyono
Editor : Amin
Publisher : Imam

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here