Kunjungan Wisatawan Ke Kawasan Gunung Bromo Jeblok

Gunung Bromo

Reporter : Singgih

Probolinggo, Suara Indonesia-News.Com – Erupsi Gunung Bromo diakhir tahun 2015 ini mengakibatkan jebloknya kunjungan wisata di tiga kawasan wiasata Gunung Bromo dan sekitarnya.

Akibat erupsi Gunung Bromo tersebut mengakibatkan arus kunjungan wisata ke Gunung Bromo dalam kurun waktu hampir dua bulan terakhir ini menjadi jeblok.

Dari pantauan Suara Indonesia-News.Com, jebloknya Kunjungan wisata ke Gunung Bromo ini karena adanya pembatasan zona aman hingga radius 2,5 km dari bibir kawah Gunung Bromo.

“Faktor ini yang menjadi salah satu penyebab menurunnya kunjungan wisata dikawasan Gunung Bromo”ujarnya.

Padahal kawasan lautan pasir dan puncak bibir kawah Gunung Bromo merupakan favorit wisatawan, ujar Timbul (36) warga Desa Ngadirejo selaku pemerhati kawasan Wisata Taman Nasional Gunung Bromo Tengger kepada Suara Indonesia-News.Com, Sabtu (26/12).

Sementara Feriana Prabandari selaku Kabid Wilayah-1 Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) Malang, Pasuruan, Probolinggo kepada wartawan mengatakan, dalam upaya menekan anjloknya kunjungan wisatawan di kawasan Gunung Bromo pihaknya mengalihkan lokasi wisata di zona aman dari erupsi Gunung Bromo untuk menyaksikan pemandangan alam yang indah saat Gunung Bromo erupsi.

Lokasi wisata zona aman dari erupsi Gunung Bromo tersebut kata Feriana Prabandari adalah, Bukit Seruni Point Cemoro Lawang, dan Mentigen diwilayah Probolinggo, Puncak Penanjakan-2 diwilayah Pasuruan, dan Njemplang diwilayah Kabupaten Malang.

“Di lokasi wisata zona aman ini wisatawan bisa menyaksikan eksotika kepulan asap Gunung Bromo yang sangat mempesona”, ujar Feriana Prabandari disela sela kunjungan Menteri Sosial RI Hofifah Endar Parawangsa saat datang ke Gunug Bromo di Hotel Lava Viev, Jum’at pagi (25/12) kemarin. (Singgih).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here