Kuasa Hukum Madura United FC Sebut Gonzales Salah Langkah

Kanan, kuasa hukum Madura United FC, Kurniadi saat ditemui sejumlah media, Senin (7/5).

SUMENEP, Senin (07/05/2018) suaraindonesia-news.com РPerseteruan antara Cristian Gonzales dengan klub lamanya, Madura United, masih belum selesai. Kendati sang pemain telah resmi berseragam klub Liga 2, PSS Sleman, kini kasus tersebut harus terpaksa diselesaikan melalui ranah hukum.

Namun dibalik itu, kuasa hukum Madura United FC, Kurniadi menyebut, langkah Christian Gonzales melaporkan management MU ke Bareskrim Mabes Polri merupakan cara yang tidak tepat.

“Untuk memastikan benar tidaknya ia dipecat dari MU, seharusnya ia klarifikasi dulu ke MU, benar tidaknya berita pemecatan itu,” terang Kurniadi saat ditemui sejumlah media, Senin (7/5).

Dari klarifikasi itu, sambung Kurniadi, maka akan diketemukan kebenarannya. Apakah benar dirinya dipecat, jadi upaya hukumnya adalah melalui banding di Federasi dalam hal ini melalui PSSI.

“Tidak semerta-merta lapor Polisi. Karena dunia bola punya hukum sendiri, berlaku bagi seluruh dunia, tidak diatur oleh KUHAP & KUHP,” jelasnya.

Kurniadi melanjutkan, secara substansi, pihak management MU memberhentikan Gonzales tersebut beralasan hukum kaena Gonzales sudah berkali-kali bertindak tidak sesuai dengan aturan klub dan juga sering indisipliner. Padahal dirinya berada di launching PSS Sleman.

“Iya seperti beralasan istri saki, dan tidak ikut latihan, tapi ternyata piknik di Bali. Siapa yang tidak akan marah? MU bayar dia dengan ongkos besar utk memperkuat MU. Eh, malah MU diakali,” tandasnya.

Tidak hanya itu, bila Gonzales mengaku dirinya tidak tau mengenai pemecatannya tersebut, Kurniadi menuding Gonzales telah berbohong. Karena Gonzales sudah berkali-kali diingatkan, dan akhirnya dilepas ke PSS Sleman dengan cara dipinjamkan dahalu.

“Jadi, meminjamkan Gonzales ke PSS Sleman itu, seharusnya diartikan kebijakan tingkat dewa managemen. Kebijakan yang luar biasa menguntungkan bagi Gonzales. Sebab, bila MU menggunakan haknya sebagaimana mestinya, Gonzales tidak dapat diterima untuk bermain di klub manapun sedikitnya dalam 1 tahun ini karena Gonzales masih terdaftar sebagai pemain sah MUFC,” pungkasnya.

Sebelumnya, Gonzales melalui managernya, yakni istrinya sendiri melaporkan manager dan akun resmi Madura United FC ke Mabes Polri. Manager MU melalui akun tersebut dianggap telah mencemarkan nama baik Gonzales terkait kepindahannya ke PSS Sleman.

Namun belakangan, pihak Madura United merespon keras sikap Gonzales dengan mencabut surat peminjaman eks pemain Timnas itu kepada PSS Sleman.

Sementara, manajer Madura United ,Haruna Soemitro, mengatakan surat peminjaman Gonzales ke PSS Sleman bernomor 03/PBMB-MUFC/Dir/IV/2018, tertanggal 15 April 2018 sudah resmi dicabut per 5 Mei 2018.

“Pihak Sleman mau pun Gonzales sudah kita kirimkan surat. Per hari ini kita tidak lagi meminjamkan Gonzales ke PSS Sleman. Artinya, sudah tidak sah lagi sebagai pemain di Liga 2,” kata Haruna sebagaimana dilansir sejumlah media.

Reporter : Syaiful
Editor : Min
Publisher : Imam

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here