Rapat Pleno KPUD Raja Ampat, Di Warnai Demo

Rapat Pleno KPUD Raja Ampat

Raja Ampat, Suara Indonesia-News.Com – Rapat pleno terbuka rekapitulasi hasil penghitungan suara tingkat Kabupaten, dan penetapan hasil rekapitulasi penghitungan suara dalam pemilihan umum Bupati dan wakil Bupati Raja Ampat tahun 2015.

Rapat pleno terbuka ini di hadiri ketua KPUD Raja Ampat, Jamalia Tafalas, SE di dampingi empat orang komisioner KPUD Raja Ampat, muspida, Ketua dan sekertaris PPD di 24 distrik diseluruh Kabupaten Raja Ampat serta ke-empat para saksi paslon Bupati dan wakil Bupati Raja Ampat periode 2015-2020.

Massa di depan Kantor KPUD Raja Ampat
Massa di depan Kantor KPUD Raja Ampat

Giat tersebut di laksanakan dan dimulai pukul 10.30 wit (17/12/2015) bertempat  di kantor KNPI di distrik Waisai Kota Raja Ampat.

Ketua KPU Raja Ampat, Jamalia Tafalas, SE selaku pimpinan rapat dalam arahannya dalam rapat menuturkan, demi suksesnya rapat pleno terbuka secara umum ini, diharapkan kepada ke-empat paslon harus menjaga ketertiban demi keamanan jalannya rapat pleno terbuka ini.

Sementara situasi di luar ruangan rapat pleno terbuka, puluhan masyarakat mengadakan aksi demo, dalam orasinya kordinator aksi, Suleman Manyaifun menuturkan, bahwa pihak penyelenggara pemilu yakni KPUD Raja Ampat di anggap telah memanipulasi data sebanyak 4000 suara, ujarnya.

Suleman menambahkan,atas nama koalisi penyelamat demokrasi meminta panwaslu untuk menunda pilkada serentak 2015 di Kabupaten Raja Ampat.

Rapat pleno terbuka tersebut serta demo yang saat ini sedang berlangsung dijaga ketat 200 personil pihak keamanan gabungan dari Polri dan TNI. Walau massa memaksa masuk namun situasi saat ini masih bisa dikendalikan oleh paihak aparat keamanan.

Pantauan suara indonesia-news.com di lapangan, akibat aksi demo tersebut satu orang anggota aparat kepolisian terluka. (Zainal)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here