KPUD Nisel Dinilai Gagal dalam Pelaksanaan Perekrutan PPK Dan PPS

Ilustrasi

NIAS SELATAN, Jumat (10 November 2017) suaraindonesia-news.com – Dalam perekrutan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) dinilai penuh kecurangan.

Berdasarkan pantauan wartawan suaraindonesia-news.com, Masyarakat Nias Selatan salut kepada Kadis Pendidikan dengan tegas membuat surat edaran rangkap jabatan terkait tugas dan bobot wewenang sebagai Guru di Kabupaten Nias Selatan.

Berdasarkan surat edaran Kepala Dinas Pendidikan Nurhayati Telaumbanua, S.Pd. MM Nomor : 800/2994/KP-Disdik/X/2017 Tentang Larangan Rangkap Jabatan Bagi Guru Bantu Daerah (GBD).

“Dalam hal ini menekankan bahwa bagi GBD tidak diperkenankan untuk dapat mendaftarkan diri sebagai bakal calon PPK/PPS dilingkup Kabupaten Nias Selatan kecuali membuat surat pengunduran diri sebagai GBD, dengan alasan tidak dapat merangkap jabatan yang bersumber dana dari APBN/APBD,” tegas kadis.

Beberapa tokoh masyarakat Nias Selatan berharap semoga juga Kepala Dinas yang lain dilingkungan Kabupaten Nisel dapat menerapkan hal demikian guna menerapkan keaktifan semua honorer di setiap Dinas.

Beberapa temuan LSM dan Wartawan dalam perekrutan tersebut terindikasi Honor di setiap Dinas dilingkungan Kabupaten Nisel, Aparat Desa, Pengurus Partai politik(Parpol), Bahkan terdapat Suami-istri yang terekrut di tingkat PPK/PPS dan juga nama calon yang tidak lolos di 10 besar akhirnya pengumuman terkhir ditingkat PPK tercantum namanya.

Berdasarkan pantauan suaraindonesia-news.com, diduga tidak transparansti tentang pengumuman PPK/PPS dimana para peserta calon Mulai dari PPK dan PPS tidak di umumkan secara terbuka tentang urutan yg lewat hasil terakhir secara keseluruhan, diduga keras sengaja menyembunyikan informasi.

Beberapa calon PPK yang gagal dalam lima (5) Besar dan PPS tiga (3) besar di 35 Kecamatan diwilayah Nias Selatan kesal dengan cara kerja KPUD-Nisel yang tidak dapat memberikan informasi.

Pihak Komisioner Pemilihan Umum (KPU) belum bisa bisa dihungi alasan sibuk hingga berita ini ditayangkan. (Edhyr Baz/Jie)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here