Kornas TRC PA Percaya, Polisi Bisa Menuntaskan Kasus Penembakan di Lubuklinggau Yang Melibatkan Anggota Polri

Naumi Lania, Kornas TRC PA

Reporter : T2g

JAKARTA, Kamis (20/4/2017) suaraindonesia-news.com – Terkait penembakan yang dilakukan oknum anggota kepolisian terhadap mobil berisi tujuh penumpang di Lubuklinggau, Sumatera Selatan, Kordinator Nasional Tim Reaksi Cepat Perlindungan Anak (Kornas TRC PA), Naumi Lania angkat bicara, Kamis (20/4).

Naumi Lania mengatakan jika dirinya sangat menyesalkan hal penembakan itu terjadi. Apalagi dilakukan oleh oknum anggota polisi dan korbannya juga anak-anak.

“Apa lagi ini mengakibatkan korban jiwa serta beberapa orang lain yang terluka di antaranya terdapat juga yang masih anak anak, bahkan salah seorang dari ke 7 penumpang mobil tersebut saat ini sedang mengalami trauma berat,” tutur Naumi melalui sambungan telepon selulernya, Kamis (20/4).

Lanjutnya, tapi yang membuat kita lega kasus ini langsung menjadi atensi pimpinan Polri, bahkan saat ini Oknum Polisi yang melakuan penembakan tersebut sedang dalam pemeriksaan intensif.

“Saya yakin jika pihak kepolisian akan mempetanggungjawabkan kasus penembakan tersebut dan saya yakin jika anggotanya terbukti bersalah pasti akan diberikan tindakan keras sesuai dengan hukum yang ada,” ucap aktivis anak ini.

Sebelumnya tersebar berita jika sejumlah anggota polisi memberondong mobil berisi tujuh penumpang saat merazia di Lubuklinggau, Sumsel, Selasa (18/4). Tembakan diletuskan setelah mobil tak kunjung berhenti walaupun sudah diberi tembakan peringatan. Saat itu, polisi mengira ada pelaku tindak pidana di dalam mobil, walau nyatanya tidak ada.

Akibat peristiwa ini, satu orang, yaitu Surini (55), meninggal dunia karena luka tembakan di beberapa bagian tubuhnya. Sementara itu, beberapa anaknya mengalami luka tembak, Diki (29) di bagian punggung, Indra (32) di tangan bagian kiri, Novianti (31) di lengan sebelah kanan dan Dewi Arlina (35) di lengan sebelah kiri.

Cucu Surini, Genta Wicaksono (3) mengalami luka di atas telinga sebelah kiri karena diduga terserempet peluru. Seorang anak lainnya, Galih (6), tidak mengalami luka.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here