Kontraktor Gor Mini Sukaraja Sebabkan Rumah Warga Kebanjiran?

Salahsatu rumah warga yang terkena banjir

BOGOR, Kamis (1/3/2018) suaraindonesia-news.com – Hingga kini pihak kontraktor pembangunan GOR Mini Sukaraja PT Batu Jaya Abadi dan PT Bahana Prima Nusantara (KSO) belum memberikan ganti rugi terhadap dua rumah warga akibat terjangan banjir, ketika pembangunan proyek tersebut dimulai awal September 2017 lalu.

Dua rumah warga tersebut yakni rumah ibu Tati (guru ngaji) dan rumah ibu Icut di kampung babakan RT/RW 05/04 Cikeas Sukaraja Bogor.

Informasi yang berhasil dihimpun media ini dari warga setempat, saat kejadian itu pengawas proyek Budi dan Eko telah menjanjikan akan memberikan ganti rugi.

“Warga disini mengeluhkan drenase lapangan mini sangat buruk, jadi kami dan warga kena imbasnya,” tutur Samsuar selaku ketua Rw 04.

Baca Juga: Jelang Festival CapGo Meh 2018, Polresta Bogor Kota Laksanakan Rakorpam 

Deden Hidayat putra ibu Tati mengatakan, saat kejadian itu pihak proyek yang diwakili Budi dan Eko berjanji akan memberikan.

“Janjinya sih mau dihanti mas, namun hingga saat ini nggak ada kabar,” katanya kepada media ini.

Ketua RW 04 Samsuar sangat menyangkan sikap pihak kontraktor yang pergi begitu saja setelah pembangunannya rampung.

“kami akan meminta Pemda Kabupaten Bogor untuk memblack list kedua kontraktor itu, karena tidak memperhatikan dampak lingkungan,” ujar Samauar.

Diketahui, pihak kontraktor pembangunan GOR Mini Sukaraja PT Batu Jaya Abadi dan PT Bahana Prima Nusantara (KSO) membangun proyek tersebut dengan anggaran Rp 5,8 Miliar.

Reporter : Iwan
Editor : Agira
Publisher : Tolak Imam

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here