Ketua Panwas Buton Berganti

Reporter : La Ode Ali

Buton, Selasa (31/1/2017) suaraindonesia-news.com – Pasca Pembacaan Putusan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) RI yang memberhentikan La Saluruh sebagai Ketua Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara karena dianggap terbukti melakukan pelanggaran kode etik dalam melakukan rapat penetapan pasangan calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Pilkada Buton 2017. Kini jabatan Ketua Panwaslu Buton diemban oleh Darwin.

“Kami sudah melakukan Rapat Pleno pada Tanggal 28 Januari lalu untuk menentukan ketua yang baru, dan yang menjadi ketua saat ini kami sepakat mengangkat Darwin sebagai ketua karena dia tidak tercatat dalam putusan DKPP itu,” kata La Saluruh saat ditemui dikantornya, Selasa (31/1/2017).

Hal itu dilakukan, lanjut La Saluruh sebagai tindak lanjut dari surat Bawaslu RI pada Tanggal 27 Januari 2017,dimana Bawaslu RI memerintahkan kepada Panwaslu Kabupaten  Buton untuk melakukan Rapat Pleno agar menunjuk ketua yang baru.

Kendati saat ini dirinya tidak lagi menjabat sebagai Ketua Panwas, kata dia, namun secara kelembagaan pihaknya tetap akan melakukan pengawasan sebagai tugas dan kewajiban selaku penyelenggara Pemilu pada Pilkada Buton 2017 sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Kami secara kelembagaan siapapun ketua, proses dan tugas serta kewajiban kami sebagai pengawas Pemilu itu tetap kami utamakan dan bagi kami itu sama saja,” ujarnya.

Ditambahkan, Berita Acara Rapat Pleno pergantian ketua Panwas Kabupaten Buton tersebut, nantinya akan dikirim ke Bawaslu Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) untuk kemudian dikeluarkan SK kepada Ketua Panwas yang baru.

“Sebelum ada SK dari Bawaslu Provinsi itu, maka yang berkaitan dengan tandatangan surat menyurat itu kami di komisioner Panwas sepakati yang bertandatangan adalah menggunakan kata unsur pimpinan,” pungkasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here