Ketua KPU Sumenep; KPU Tak Mengatur Pelamar Double Job

A. Waris, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupeten Sumenep

SUMEMEP, Jumat (27 Oktober 2017) Suaraindonesia-news.com – A. Waris, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupeten Sumenep, Madura, Jawa Timur, menjelaskan tidak ada aturan dalam KPU terkait pendafatar PPS dan PPK yang memiliki double job.

Menurut Waris, tidak ada Peraturan Komisi Pemilihan Umun (PKPU) terkait bagi pelamar yang berstatus double job. Namun sepertinya yang mengatur terkait tidak boleh merangkap jabatan seperti guru sertifikasi, pendamping desa, pendamping PKH serta perangkat desa diatur di instansi mereka bekerja.

“Dalam PKPU tidak ada aturan bagi mereka yang double job,” katanya.

Baca Juga: Begini Alasan KPUD Sumenep, Gagalkan 62 Calon PPK-PPS Sebelum Mengikuti Test

Dia mengatakan KPU Sumenep tidak bisa mendiskriminasikan terkait adanya pelamar yang berstatus double job. Menurutnya walaupun bisa harus kembali kepada mereka yang berstatus double job untuk bisa berbagi terhadap orang lain, sehingga mereka yang belum memiliki pekerjaan punya kesempatan untuk mengabdikan diri kepada negara.

“Jika satu orang memiliki dua pekerjaan maka tidak akan maksimal. Pasti salah satu pekerjaan ada yang di marjinalkan,” terang Waris.

Maka dari itu kata Waris, harus kembali terhadap kesadaran masyarakat untuk fokus pada satu pekerjaan, karena akan lebih baik.

“Saya berharap kepada para pelamar yang sudah bekerja atau yang bouble job untuk punya sikap berbagi agar masyarakat yang lain punya kesempatam untuk mengabdikan diri”, harapnya. (Mahdi/Jie)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here