Kesuwen !!! Bupati Faida Jemput Sendiri Jenazah TKI Malaysia Asal Jember

Bupati Jember, dr. Hj. Faida, MMR saat di ruang tunggu keberangkatan internasional Bandara Juanda sebelum terbang ke Malaysia (Foto: Guntur Rahmatullah)

JEMBER, Selasa (12/6/2018) suaraindonesia-news.com – Lambatnya respon pemulangan jenazah TKI Malaysia, Amintyas Wahyudi asal Jember membuat Bupati Jember, dr. Hj. Faida, MMR tak sabar sehingga dia pun langsung memutuskan untuk terbang ke negeri jiran.

“Malam ini saya berangkat ke Kuala Lumpur untuk menjemput jenazah warga Jember di sana, Pemkab Jember sudah berusaha semaksimal mungkin untuk memulangkannya namun ternyata belum juga selesai, jadi malam ini saya berangkat sendiri langsung untuk mengurusinya, urusan kemanusiaan harus secepatnya diselesaikan,” tegas Bupati Jember, dr. Faida usai berbuka bersama para buruh Perusahaan Daerah Perkebunan (PDP) Kahyangan Jember, tadi malam.

Faida lantas meminta masyarakat untuk mendoakan dirinya agar diberi kemudahan dalam proses pemulangan jenazah Amintyas yang telah tertahan cukup lama di negeri jiran tersebut dan kembali ke Jember sebelum lebaran.

“Saya mohon doa dan keselamatan supaya saya dalam mengurus pemulangan jenazah warga Jember yang meninggal di Malaysia ini diberi kelancaran dan bisa lebaran di Jember,” pinta Bupati.

Amintyas Wahyudi adalah warga Dusun Sumuran, Desa Klompangan, Kec. Ajung Jember dikabarkan mengidap serangan virus sehingga dirawat di salah satu rumah sakit di Kuala Lumpur Malaysia namun takdir berkata lain, dia akhirnya menghembuskan nafas terakhirnya di negeri jiran.

Dilansir oleh go-viral.co.id , jenazah Amintyas tertahan selama 14 hari di sana dikarenakan kekurangan biaya dari keluarga, kemudian Pemkab Jember pun memutuskan untuk menanggung biaya pemulangannya.

Adapun rinciannya biaya awal diketahui sebesar 15.000 RM, lalu turun menjadi 7000 RM, dari 7000 RM tersebut ada donatur dari Kementerian Tenaga Kerja sebesar 1500 RM dan sisanya sebesar 5500 ditanggung oleh Pemkab Jember.

Bupati Faida berangkat dari Pendapa Wahyawibawagraha sekitar pukul 21:30 WIB tadi malam.

Reporter : Guntur Rahmatullah
Editor : Agira
Publisher : Imam

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here