Kemenperin dan Pemkab Belu Adakan Bimtek dan Latihan IKM

Bupati Belu Willybrodus Lay menyerahkan modul bimbingan teknis dan pelatihan wirausaha industri kecil dan menengah (IKM) kepada peserta bimbingan teknis dan pelatihan IKM di Aula Hotel Nusantara Dua, Atambua, Rabu (14/06/2017).

Reporter: Cyriakus Kiik

ATAMBUA, Senin (19 Juni 2017) suaraindonesia-news.com – Kementerian Perindustriran RI bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Belu mengadakan bimbingan teknis (bimtek) dan pelatihan wirausaha Industri Kecil dan Menengah (IKM) roda dua.

Kegiatan ini diikuti 20 peserta di Aula Hotel Nusantara Dua, Atambua selama lima hari, terhitung 14-18 Juni 2017.

Bupati Belu Willybrodus Lay saat membuka kegiatan tersebut memberikan apresiasi yang tinggi kepada pemerintah pusat yang memberi perhatian luar biasa kepada daerah perbatasan.

“Dengan program Nawacita Presiden Joko Widodo, masyarakat di daerah perbatasan saat ini mulai merasakan geliat pembangunan yang ada seperti pembangunan PLBN Motaain dan fasilitas jalan sabuk merah perbatasan yang sedang dalam pengerjaan,” kata Bupati Willybrodus.

Kepada peserta, bupati yang diakrabi Willy ini berpesan untuk merawat dan memelihara fasilitas yang diberikan Kemperin untuk meningkatkan ekonomi keluarga.

“Sehabis pelatihan ini, para peserta harus menjadi pekerja yang professional dengan menghargai waktu dalam pekerjaannya,” tandas Bupati Willy.

Direktur IKM Logam Mesin Elektronika dan Alat Angkut Kemperin Endang Suharni mengatakan kementeriannya mempunyai target untuk menumbuhkan 20.000 wirausaha baru dalam mengembangkan industri nasional.

Menurut Endang, jumlah sepeda motor saat ini semakin meningkat dari hari ke hari. Nantinya motor-motor tersebut membutuhkan pemeliharaan dan perawatan. Sedangkan keberadaan bengkel-bengkel resmi sulit dijumpai di daerah perbatasan seperti Atambua ini.

“Jadi, IKM yang bergerak di bidang perbengkelan roda dua diharapkan dapat membantu masyarakat untuk mendapatkan pelayanan jasa perbengkelan,” terang Endang.

Endang juga mengingatkan para peserta tidak memindahtangankan, menjual, menyewakan mesin/peralatan kepada pihak lain.

Peserta yang merupakan perwakilan dari 20 wirausaha itu mendapat bantuan berupa alat-alat perbengkelan kendaraan roda dua, yakni compressor ¼ HP 20 unit, Mechanic Toolkit 20 set, Digital Multi Tester 20 unit, Gerinda Tangan 4” 20 unit.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here