Kembalikan Ke Tradisonal, Sanggar Tari Widyas Budaya Pentas Tahunan

Reporter: Ipung 

Pati, suaraindonesia-news.com – 10 Tari karyanya digebrakan disudut Pasar Gabus RT: 01/05 jalan Serambi Kecamatan Gabus, yakni Tari Sesaji, Tari Rampak Taju, Tari Caping, Tari Tenggok, Tari Aku Duwe Pitik, Tari Batik, Tari Suko-Suko, Tari Nelayan, Tari Jaran Pecut dan Tari Topeng Ayu ditambah Extra dari Entit secara drama turkinya.

Ide ide yang sederhana serta ketradisonalnya yang melekat kini bisa menjadi Icon dari desa Gabus dijuluki  ‘dapur seni’ sangat dahsyat nilai seni maupun norma kehidupan yang damai, rukun dan informan.

Terkuak lagi, salah satunya sanggar Tari Widyas Budhaya kini melebar Luas, dan berdiri lagi sanggar Tarinya di jalan Krisna RT 01/02 Panggungroyom Wedarijaksa, Kabupaten Pati.

De Bud seorang Hani indriyani tak kenal Lelah tak kenal menyerah dalam menggali karakter anak asuhnya. Meski secara iuran 3000 per -tiap latihan namun bisa berjalan pentas tahunan sanggar Tarinya. Melekat kuat didaerah sanggar Widyas Budhaya pada tahun 2016 menyabet juara tingkat Kabupaten yakni karya Tari Jaran Pecut juara (I), Tari Topeng Ayu juara (II) serta Tari Nelayan juara (III).

“Konsep sederhana dan mengembaliakn jati diri kearah tradisional yang hilang ditelan modornisasi kini harus dikembalikan lagi meski berat melalui rintihan rintihan panjang yang harus menang disela-sela sulitnya zaman ini,memperhatinkan terhadap anak, sebab anak merupakan citra bangsa,serta karya menjadi mahakarya yang mampu memupuk anak secara cerdas,” papar Hani Indriyani

Tak hanya sang Hani Indriyani yang mencetuskan karya Tarinya lewat anak-anak asuhan dari Sanggar Tari Widyas Budhaya namun kini sang adik ipar Hani Indriyani yang selsasi S2 Tari pun turut buat gebrakan dengan karya tari yakni tari sesaji.

Tari yang mengawali  pagelaran ini sangat menggelitik histeris  hingga penonton merinding hal tersebut disampaiakn adik Ipar Hani Indriyani yakni Akrab disapa Evi menyampaikan kepada suaraindonesia-news.com, “persembahan terhadap yang maha esa bersyukur telah diberi karuniannya dan harmonisasi kehidupan ramah pada sesama,” tambahnya evi septimardiati M. Sn

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here