Keluarga Pasien Keluhkan Biaya Kamar Rawat Inap RSUD TP Abdya

Kabid penunjang medis Afrida surya bersama staf saat mengkroscek bukti adanya pembayaran Inap dan obat-obatan atas nama M. Fahil Afarih pada petugas loket DirsudTP, Selasa (12/6).

ACEH ABDYA, Rabu (13/6/2018) suaraindonesia-news.com – Pelayanan Rumah Sakit Umum Daerah Teungku Peukan Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) kembali dikeluhkan. Bahkan, warga menduga ada oknum yang menjadikan ruangan inap sebagai lahan bisnis.

Adi (4) salah seorang pasien warga Kuta Tuha Kecamatan Blangpidie kepada awak media ini mengakui, dirinya harus membayar biaya rawat inap anaknya yang masih berusia 11 bulan.

“Pada saat mau keluar kita diarahkan ke loket untuk membayar biaya rawat dan obat-obatan,” sebutnya.

Diakuinya, dirinya sangat mengeluh dengan kondisi tersebut, selain dirinya menggunakan Kartu Indonesia Sehat (KIS) juga tidak ada penjelasan lebih rinci dari pihak rumah sakit.

“Kenapa mesti ada biaya, kami menggunakan kartu KIS, seharusnya pihak rumah sakit menjelaskan lebih rinci,” keluh Adi.

Sementara itu Pihak RSUD-TP melalui Kabid Penunjang Medis Afrida Surya ,ST mengakui, pasien atas nama Muhammad Fahil Afarih anak dari Adi warga Kuta Tuha memang ada dirawat satu malam yakni senin malam 4/6,di rumah sakit tersebut.

“Benar atas nama tersebut ada dibuku pasien masuk dan keluar yang dirawat di RSUD-TP,” akunya.

Terkait dengan pembiayaan ruang rawat inap itu, Afrida Surya menyebutkan, pasien tersebut terdaftar sebagai pasien umum yang kemudian meminta untuk dirawat di ruang VIP Satu.

“Kalau dirawat di ruang rawat umum maka tidak ada pembayaran termasuk obat-obatan,” terangnya.

Reporter : Nazli.Md
Editor : Amin
Publisher : Imam

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here