Keliling Kenalkan Desa Wisata, Kaliber Gelar Festival Boom

Beberapa kreasi mercon bambu dari para peserta di Festival Boom Bunk 2017. Foto: Guntur Rahmatullah/SI

Reporter : Guntur Rahmatullah

JEMBER, Sabtu (10/6/2017) suaraindonesia-news.com – Karang Taruna Desa Kaliwining Bersatu (Kaliber) Kecamatan Rambipuji, Jember sedang mempunyai target besar dalam mewujudkan desanya menjadi desa wisata untuk meningkatkan taraf ekonomi masyarakat setempat.

Ketua Panitia Acara Festival Boom Bunk, Muhammad Rifki Fajar menerangkan bahwa Desa Kaliwining, Kec. Rambipuji Jember ini telah menerima Surat Keputusan (SK) Desa Sadar Wisata dari Dinas Pariwisata Jember.

“Kita sudah mengantongi SK dari Dinas Pariwisata setempat sebagai Desa Sadar Wisata yang nantinya Desa Kaliwining ini akan dijadikan Desa Wisata, sehingga dapat mendongkrak perekonomian bapak ibu disini semua,” ucap Rifki kepada masyarakat yang menghadiri acara festival ini.

Ketua Panitia, Muhammad Rifki Fajar saat diwawancara awak media
Ketua Panitia, Muhammad Rifki Fajar saat diwawancara awak media

Rifki menambahkan bahwa Festival Boom Bunk ini merupakan festival permainan tradisional yaitu mercon bambu dimana tujuannya untuk bernostalgia dan menghidupkan kembali budaya kita ini yang mulai luntur.

“Tujuannya untuk mengenal kembali budaya kita, juga bernostalgia dengan mainan tradisional yang sudah terkikis jaman ini,” ujar Rifki saat diwawancara awak media.

Festival ini sukses menyedot animo masyarakat untuk ikut serta, terbukti 10 dusun di Desa Kaliwining ini ikut serta semua pada festival ini yang bertempat di lapangan merdeka Dusun Curahsuko, Desa Kaliwining.

Adapun 10 dusun tersebut diantaranya curahsuko, loji lor, loji kidul, bedadung kulon, bedadung wetan, curahbanteng, tugusari, curaharum, krajan dan gayam.

Acara dibuka resmi oleh Kepala Desa Kaliwining, H. Lutfi sekitar pukul 15:00 WIB, beliau berpesan tegas bahwa permainan ini dilarang menggunakan karbit, bagi siapapun yang menggunakannya maka festival akan dibubarkan. Adapun alasan tidak diperbolehkannya menggunakan karbit saat bermain mercon bambu adalah untuk keamanan dan keselamatan.

Ke depannya, Rifki selaku ketua panitia berharap Desa Kaliwining dapat menjadi Desa Wisata seperti yang lainnya.

“Festival ini merupakan tahap perkenalan, memperkenalkan Desa Kaliwining ke luar, harapan ke depan, kami ingin segera mewujudkan Kaliwining sebagai Desa Wisata seperti lainnya,” tutup Rifki.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here