Kejari Lamongan Kabulkan Penangguhan Tahanan Tersangka Pencabulan Anak, Pengacara Berang

Pengacara muda, Wellem Mintarja, SH, MH

Reporter : Mustain

Lamongan, Senin 17/10/2016 (suaraindonesia-news.com)  – Kelakuan Bejat yang diduga dilakukan oleh tersangka Muksin, oknum Ormas asal Desa Paciran, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, terhadap korban RA (16) yang berbuntut panjang.

Tersangka yang pada saat itu Sabtu (16/4/2016) sekitar pukul 20:00 WIB, menghentikan korban (RA) yang berboncengan dengan Andre Budi Susanto, hendak menuju Desa Sendang, tepatnya dipertigaan jalan gunung pendil Paciran, bersama Mahfudho yang berstatus sebagai saksi dalam kasus ini.

Tersangka yang mengaku pejabat dari Lamongan, lalu membawa  korban ke suatu tempat dengan alasan mau melakukan pemeriksaan dengan cara memaksa. Korban disuruh membuka satu persatu pakaiannya, sementara korba menuruti saja kemauannya, karena takut lantaran diancam akan di bawa ke kantor.

Dengan rasa takut dan tertekan terpaksa korban menunjukkan payu daranya dan alat vitalnya. Lalu Muksin melihat dengan menggunakan alat penerang lampu senter berlangsung selama 30 menit.

Atas kejadian yang dilakukan tersangka, dengan didampingi pengacara muda Wellem Mintarja, SH, MH korban melaporkan  peristiwa tersebut ke pihak berwajib.

Dengan nada kecewa Wellem Menjelaskan, tersangka diduga telah melanggar pasal 82 ayat (1) UURI Nomor 35 tahun 2014 tentang perubahan atas UURI Nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

“Kasus ini dalam proses penyidikannya telah memakan waktu lama,”jelasnya.

Dan pada akhirnya rabu (12/10) pukul 18.00, tersangka dijemput dan di bawa ke lapas Lamongan, namun penahanan terhadap tersangka tidak berlangsung lama setelah dua hari muksin dibebaskan kembali.

Berdasarkan dikabulkannya  surat penangguhan  penahanan tersangka  muksin oleh Kejari Lamongan Nomer:B-2181/0.5.35/ES.2/X2016.

Wellem Mintarja & Partner Bersama LSM Cakrawala Keadilan, saat dihubungi reporter suaraindonesia-news.com menyatakan, pihaknya merasa keberatan terhadap penangguhan penahan tersangka muksin (43).

“Sebagai kuasa hukum tersangka akan terus berupaya menempuh jalur agar Kejari pencabut  permohon penagguhannya,”tegas Wellem dengan nada kesal.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here