Kejari Bogor, Jalin MoU Dengan 4 Instansi

BOGOR, Selasa (9/10/2018) suaraindonesia-news.com – Kejaksaan Negeri (Kejari) Bogor menjalin MoU dengan 4 Instansi. Penandatangan kesepakatan kerjasama tersebut antara Kejari Bogor, dengan Pemerintah Kota Bogor, PT. PLN (Persero) area Bogor, Koni Kota Bogor dan BPJS Kota Bogor di Hotel Salak Tower Kelurahan Babakan Kecamatan Bogor Tengah Kota Bogor, Selasa ( 09/10).

Kepala Kejari Kota Bogor Yudi Indra Gunawan menyampaikan, kerjasama ini lingkupnya bidang Perdata dan Tata Usaha Negara.
MoU itu bermacam-macam bidang, ada MoU bidang pidana khusus, ada bidang perdata dan tata usaha.

“Jadi prinsipnya MoU ini bagi kami adalah mendukung pihak – pihak dalam hal melaksanakan tugas. Jika ada tindak Pidana di instansi yang sudah kita jalani kerjasama, kita terus untuk memprosesnya, jadi kita tidak akan mengentikan peroses tersebut karena adanya kerjasama ini,” ujarnya.

Sementara Kasie Datun pada Kejari Bogor Wahyu Hidayat menuturkan, untuk sekarang, yang menjalin Mou dengan Kejari Bogor antara lain, Pemkot Bogor, PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor, BPJS Kota Bogor, PT. PLN (Persero), Koni Kota Bogor, sementara PD PPJ hanya MoU saja tanpa ada kegiatannya.

“Kalau PD PPJ, hanya MoU, tapi belum ada kegiatannya,” terang Wahyu.

Dikatakan Wakyu, jika sudah melakukan MoU dengan Kejari Bogor, seharusnya dilakukan kegiatan seperti bantuan hukum, bantuan penagihan, bantuan pendampingan kegiatan dan pendampingan hukum lainnya.

Sementara itu, Walikota Bogor Bima Arya yang hadir pada acara tersebut mengungkapkan bahwa kesepakatan kerjasama ini untuk memberikan ikatan bersama dalam hal pemahaman yang terkait dengan hukum yang berlaku di negara ini.

“Seringkali kita di hadapi dengan hukum yang tumpang tindih, ada tafsiran yang berbeda antara Perundang-undangan, Perda dan peraturan lainnya. Untuk itulah kita butuh saran – saran dan masukan dari Kejaksaan,” ungkap Bima usai acara.

Bima menuturkan, sering kali aturan seperti abu-abu, ada hal – hal yang tidak jelas dan rinci aturannya. Kondisi ini sering di alami oleh dinas – dinas, kususnya di Kota Bogor.

“Karena hal tersebutlah, kita sangat mengapresiasi kesepakatan kerjasama ini, untuk menjaga aturan – aturan, agar  tercapai pemerintahan yang bersih,” sebutnya.

Berkaitan dengan soal Pidana kata Bima, sebagaimana yang di sampaikan Kejari untuk Pidana akan jalan terus. Bukan berarti kerjasama ini menutup ruang hal – hal terkait hukum Pidana. “Setidaknya kerjasama ini dapat membangun komunikasi yang baik agar tidak terpeleset masalah hukum,” tukasnya.

Reporter : Iran G Hasibuan
Editor : Agira
Publisher : Tolak Imam

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here