Kasus Gizi Buruk Masih Membelit Sampang

Salahsatu Anak penderita gizi buruk

SAMPANG, Senin (12/3/2018) suaraindonesia-news.com – Hingga saat ini memasuki pertengahan tahun 2018, sedikitnya ada 10 balita di wilayah Kabupaten Sampang, Madura, terdeteksi menderita gizi buruk.

Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat (Kesmas) Dinas Kesehatan Sampang, Agus Mulyadi menyebutkan, faktor adanya balita yang mengalami gizi buruk karena tidak ada ketersediaan makanan bergizi, pola makan yang salah dan ada penyakit penyerta yang tidak diimunisasi.

“Selain itu, dikarenakan minimnya pengetahuan orang tua terhadap gizi anak dan faktor ekonomi yang mempengaruhi adanya gizi buruk,” terangnya.

Baca Juga: Sungai Kemuning Meluap, Banjir Kepung Kota Sampang 

Agus menambahkan, daya beli keluarga lemah, secara otomatis tidak bisa memenuhi asupan gizi yang diperlukan balitanya. Oleh sebab itu, pihaknya menyarankan kepada semua orang tua untuk rutin mendatangi posyandu setiap bulan, supaya cepat dideteksi oleh petugas kesehatan khususnya para balita yang kekurangan gizi.

“Dinkes sudah menyiapkan pos gizi di masing-masing kecamatan. Dibentuk oleh Puskesmas guna memberikan penjelasan kepada para orang tua tentang cara menyediakan menu makanan bergizi yang seimbang bagi balita,” pungkasnya.

Reporter : Nora/luk
Editor : Min
Publisher : Tolak Imam

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here