Kasus Dugaan Tak Terbayarnya Dana Jaspel Kesehatan Bidan Makin Terkuak

Ilustrasi

SAMPANG, Selasa (7/8/2018) suaraindonesia-news.com – Dugaan menguapnya dana jasa pelayanan (Jaspel) kesehatan dari dana kapitasi Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS), semakin menguat. Hal itu lantaran yang belum menerima pembayaran Jaspel tersebut kepada beberapa bidan di sejumlah Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) se Kabupaten Sampang, tidak hanya bidan tenaga honorer tapi ada juga bidan yang statusnya pegawai negeri sipil (PNS).

Sebab, tak hanya sejumlah tenaga bidan honorer saja yang belum menerima Jaspel kesehatan. Namun, sebagian bidan-bidan yang telah menyandang status Pegawai Negeri Sipil (PNS) pun diduga kuat masih belum menerima Jaspel tersebut.

“Saya seorang PNS, mulai dari dulu sebelum Tahun 2016, sampai sekarang saya belum mendapatkan jaspel. Padahal sebenarnya dana Jaspel itu ada kok, alasannya inilah itulah, buat inilah buat itulah,” ungkap salah seorang bidan PNS yang enggan menyebutkan identitasnya, kemarin.

Dugaan tersebut menjadi lebih kuat, karena mendengar dari beredarnya informasi dan berita yang dimaksud. Pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Sampang melalui Kasi Intel Kejari Joko Suharyanto, langsung menelepon pihak Dinkes. Namun, pihak Dinkes masih saja menepis jika penerimaan Jaspel kesehatan tersebut, hanya diperuntukkan kepada PNS saja.

“Saya tadi sudah konfirmasi ke Dinkes Sampang terkait permasalahan tersebut, pertanyaannya ‘itu sekarang bidan honorer atau bidan PNS statusnya?, kalau bidan honorer memang tidak ada Jaspel kesehatan. Serta, disurat pernyataan bidan honores memang tidak mendapatkan begitu kata Dinkes saat kami hubungi. Namun, jika ditemukan adanya bidan PNS yang belum terbayarkan atau dengan secara sengaja tidak dibayar. Segera laporkan hal tersebut kepada kami, agar kami kroscek dan lakukan penyelidikan,” pungkasnya saat di konfirmasi via telepon.

Sekedar diketahui, menurut informasi dari pihak BPJS Sampang jika pihaknya selama ini sudah melakukan pembayaran secara rutin sesuai dengan prosedur melalui Kasda Pemkab Sampang. Sehingga dari statement yang terungkap tersebut, menambah kentalnya indikasi opini yang beredar.

Reporter : Nora-Luluk
Editor : Agira
Publisher : Imam

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here