Kapolres Tuban Patroli Dialogis Bersepeda

Reporter: Mustain 

Tuban, 03/8/2016 (suaraindonesia-news.com) – Menciptakan rasa aman dan nyaman pada masyarakat merupakan salah satu tugas pokok kepolisian. Dalam tugas tersebut, Kapolres Tuban AKBP Fadly Samad, SH. SIK. melakukan kegiatan patroli dialogis, Rabu (3/8/2016).

Sasaran patroli mulai dari  jl. diponegoro, Gang Sadar, dan berhenti  ditempat-tempat dimana tempat tersebut dimungkinkan rawan terjadinya tindak kejahatan seperti Toko-toko emas, patroli dilanjutkan menuju Masjid Sunan Bonang dan tempat mangkal becak di musium kembang putih, tuban jawa-timur.

Untuk menciptakan jalinan komunikasi antara Polri dan warga dengan mengedepankan sisi humanis.

“Selain itu, kegiatan patroli dialogis juga sebagai tali sambung silaturrahim kepada warga untuk lebih dekat dengan anggota Polri dan kehadiran Polri selalu ada di tengah warga,” terang kapolres.

AKBP Fadly Samad saat diwawancarai suaraindonesia-news.com menjelaskan, kegiatan patroli dialogis bertujuan agar terbina interaksi langsung dengan warga. Dalam dialog itu dapat disampaikan pesan Kamtibmas dan dengan senang hati mendengarkan setiap keluhan yang dirasakan warga.

“Kami dapat mencari informasi langsung dengan cara dialog dan sangat efektif untuk bersama-sama menciptakan situasi yang kondusif,” terangnya.

Kegiatan patroli dialogis ini dilakukan langsung oleh Kapolres bersama anggota setiap hari, terlebih lagi pada malam hari dengan mengunjungi warga yang sedang berjaga di kampung ataupun yang sedang berkumpul di tempat lain seperti warung.

“Selain menggelar patroli di jalan, dalam kegiatan dialog, personel langsung mendatangi sejumlah warga yang sedang berkumpul atau berjaga untuk mengetahui secara langsung kondisi keamanan sekitarnya,” ujar Fadly Samad.

Ditambahkannya, melalui kegiatan patroli seperti ini juga mengingatkan secara langsung kepada warga untuk terus meningkatkan kewaspadaan terhadap terjadinya tindak kejahatan yang salah satunya pencurian sepeda motor.

“Banyak diketemukan sepeda motor parkir di luar dan tidak dimasukkan ke dalam rumah oleh pemiliknya, ini sangat rawan sekali terjadinya curanmor. Kami meminta agar masyarakat betul-betul memperhatikan keamanan barang berharga miliknya  sehingga tidak menjadi korban,” imbau Kapolres.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here