Kapolres Sampang Akan Tindak Tegas Para Pelaku OTT

Reporter : nor/luk
SAMPANG, Kamis (23/2/2017) suaraindonesia-news.com – Kapolres Sampang, AKBP Tofik Sukendar, berjanji akan menindak tegas siapa saja yang terlibat dalam operasi tangkap tangan (OTT) tim Saber Pungli, pendirian izin minimarket beberapa waktu lalu.

Pasalnya berdasarkan keterangan para saksi, ada seorang tim survei dari Badan Perencanaan, Pembangunan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (BP3D) setempat berinisial B juga terlibat. Namun, pulang lebih awal saat melakukan survei lapangan.

“Saya juga mendengar kabar itu, tapi yang jelas jumlah orang yang terjaring OTT saat itu ada 12 orang dan kita amankan semua barang bukti yang ada di tempat itu seperti uang sebesar Rp 12 juta berserta amplopnya,” terangnya, Kamis (23/2/2017).

Tofik menambahkan, untuk sementara ini, kurang lebih enam saksi yang sudah dilakukan pemerikasaan, termasuk inisial N bendahara PT Indomarco. “Sekarang masih proses penyidikan dan pemeriksaan,” tandasnya.

Informasi yang berhasil diperoleh, dalam kasus OTT tersebut, polisi menahan dua belas orang diantaranya, empat orang berasal dari Dinas Penanaman modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, yaitu Sutantono, Rudi, Wiwik dan Mamik.

Kemudian Bagian Administrasi Pengembangan dan Bagian Hukum Setkab Sampang, yakni Feri dan Dwi Arianto serta Rahmat Hidayat dari Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Selanjutnya Adil dari Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagri), personel Satpol PP Moh. Sadik. Muselli dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH). DS dari Dinas Perhubungan (Dishub). Sedangkan dari PT Indomarco berinisial AH.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here