Kades dan PNS Tertangkap OTT

Reporter : Nor/Luk

Sampang, Senin (5/12/2016) suaraindonesia-news.com – Empat orang, diduga diantaranya PNS bagian Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kecamatan Kedungdung dan Kepala Desa di wilayah kecamatan tersebut, sekitar pukul 15.00 WIB, Senin (5/12/2016) terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh jajaran kepolisian Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Timur, tepat di depan kantor Bank Jatim, cabang Sampang yang terletak di jalan Wahid Hasyim.

Informasi yang berkembang di masyarakat, OTT tersebut terkait penyalahgunaan Dana Alokasi Desa (ADD) tahun anggaran 2016.

Pasang, pimpinan Bidang Operasional Bank Jatim Cabang Sampang, saat dikonfirmasi membenarkan bahwa ada OTT di depan kantornya.

Hanya saja pihaknya tidak bisa memberikan keterang yang jelas mengenai identitas nama-nama oknum tersebut.

“Waktu kejadian, saya ada di dalam, sedangkan OTT-nya di depan kantor. Tadi ada Polisi dari Polda melaporan bahwa telah melakukan OTT terhadap 4 orang. Polisi itu memberikan keterangan bahwa OTT itu terkait ADD,” tuturnya kepada awak media saat ditemui di kantornya.

Ditanya nominal yang menyebabkan OTT tersebut?, Pasang menerangkan, pihaknya setelah dikoordinasikan oleh Polda Jawa Timur, jumlah dana ADD yang ditarik dari Bank Jatim sebesar Rp 1 miliar. Dan dibagi-bagikan sebesar Rp 100 juta per orang.

“Katanya Rp 1 miliar dan dibagi-bagikan sebesar Rp 100 juta, tapi saya sendiri tidak tau masih belum ngecek,” jelasnya.

Terpisah, Kapolres Sampang AKBP Tofik Sukendar melalui Kasatreskrim AKP Hari Siswo, saat dikonfirmasi juga membenarkan bahwa telah terjadi OTT di wilayah hukum Sampang.

Namun pihaknya masih belum bisa memberikan keterangan secara rinci.

“Besok saja, sekarang masih proses pemeriksaan dan penyelidikan lebih lanjut,” tandasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here