Jember Peringkat 1 Kabupaten Terbaik Imunisasi Mr

Piagam penghargaan dari Gubernur Jawa Timur. (Foto : Istimewa)

JEMBER, Senin (13 November 2017) suaraindonesia-news.com – Sebanyak 15.000 kader posyandu disiapkan oleh Dinkes Jember guna menyukseskan Jember bebas cacat melalui Imunisasi Measless Rubella (MR) dengan target 541.024 anak usia 9 bulan hingga 15 tahun.

Bupati pun tak tinggal diam dengan target tersebut, dengan model gropyokan, Jember berhasil menuntaskan hingga akhir Agustus 2017 mencapai 96% dari target.

Bahkan 11 Puskesmas melebihi target 100% yaitu Puskesmas Jember Kidul, Gladak Pakem, Rambipuji, Banjarsengon, Kencong, Sukowono, Ambulu, Tanggul, Panti, Wuluhan, dan Puger.

Berkat kerja keras para kader posyandu, tenaga kesehatan dalam menjalankan program ini, Jember menempati peringkat 3 Jawa Timur, namun secara riil, Jember menempati urutan pertama karena melampaui target nasional yang ditetapkan sebesar 95%.

“Alhamdulillah ada 5 Kabupaten yang memperoleh penghargaan terbaik di Jawa Timur di antaranya Jember, Blitat, Gresik, Probolinggo dan Bangkalan, ini adalah kerja keras semua pihak,” kata Nurul Qomariyah, Kepala Dinkes Jember, (13/11).

Nurul menguraikan berbagai elemen masyarakat di luar tenaga kesehatan yang juga digerakkan dalam menyukseskan kampanye Imunisasi MR di antaranya para guru, orang tua siswa, perangkat desa serta masyarakat umum.

Sebelumnya Bupati Jember, dr. Hj Faida, MMR menegaskan bahwa imunisasi telah menjadi perkara wajib bagi setiap anak Indonesia mengingat ribuan  anak Indonesia telah meninggal sia-sia karena terinfeksi campak dan rubella, sehingga jika  perkara ini diabaikan, justru akan berdosa.

“Sehingga para orang tua, pemerintah, kasek, guru seperti kita ini jika tidak membawa anak anak kita untuk imunisasi itu dan berakibat ketersakitan, maka kita akan sama dengan membiarkan anak anak kita meninggal, dan itu menjadi dosa besar,” tegas Faida. (Guntur/Jie)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here