Jajaran Polres Bogor Kota Ringkus Pelaku Pencabulan Anak di Bawah Umur

Tersangka saat dimintai keterangannya

BOGOR, Selasa (17/04/2018) suaraindonesia-news.com – Jajaran Kepolisian Resort Bogor Kota, meringkus seorang pria berinisial C, pelaku tindak kejahatan pencabulan terhadap anak perempuan di bawah umur berinisial K (6).

Menurut Kasat Reskrim Polresta Bogor Kota Kompol Didik Purwanto mengatakan kepada wartawan, bahwa jajaran polresta Bogor Kota telah menangkap pelaku pencabulan yang merupakan warga kecamatan bogor utara Kota Bogor.

“Pada hari Senin tanggal 16 April 2018 sekitar pukul 20.00 Wib di ruangan Unit PPA Polresta Bogor Kota Jl.Ks.Tubun Kedung Halang Kota Bogor telah diamankan seorang laki laki bernama berinisial C yang mengaku telah melakukan perbuatan cabul, tanpa melakukan perlawanan untuk selanjutnya dilakukan pemeriksaan,” ungkapnya.

Tersangka C diduga melakukan tindak pidana perbuatan cabul terhadap anak yang masih di bawah umur sebagaimana dimaksud dalam Pasal 76E jo 82 ayat (1) UU RI No 17 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua Atas UU RI No.23 Tahun 2012 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman pidana penjara paling singkat 5 (lima) tahun dan paling lama 15 (lima belas) tahun dan denda paling banyak Rp.5.000.000.000.00 (lima milyar rupiah).

Polisi menangkap tersangka atas laporan dari inisial S pada Rabu (12/04). Setelah meminta keterangan dari S, polisi langsung melakukan pengejaran terhadap pelaku pencabulan tersebut.

Baca Juga: Tim Sahabat Heri Cahyono Bagikan Seragam di 10 Posyandu 

Informasi yang diperoleh menyebutkan, saat korban main didepan rumah Pelaku, pelaku memanggil korban dengan melambaikan tangan dan korbanpun datang untuk menyamperin pelaku dirumah kontrakan pelaku, dan korban sendiri masuk kedalam rumah, lalu korban duduk di karpet dan Pelaku duduk dibelakang korban, dan pada saat itulah pelaku melakukan pencabulan.

Sementara unit PPA Polresta Bogor Kota melakukan pemeriksaan terhadap pelapor, Korban dan saksi-saksi, melengkapi Mindik-mindik awal, SP2HP A1, VER korban di RS. FMC Bogor dan koordinasi dengan Peksos untuk pendampingan Korban.

“Untuk langkah selanjutnya akan di lakukan gelar perkara naik sidik dan penetapan tersangka, pemeiksaan Saksi Pelapor, korban dan Saksi-saksi, pemeriksaan tersangka, melengkapi Mindik Tangkap dan Tahan, melaporkan kepada pimpinan untuk pertimbangan dilakukan penahanan dan pembuatan SP2HP dan dikirim kepada pelapor,” pungkas Kompol Dikdik.

Reporter : Iran G Hasibuan
Editor : Amin
Publisher : Imam

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here