Ini Terobosan Baru BPN Kota Bogor

oleh -53 views
Kepala Urusan Umum Dan Kepegawaian (Kaur Umum dan Kepegawaian) Yhudi. Foto: Iran/SI

BOGOR, Kamis (3 Agustus 2017) suaraindonesia-news.com – Sesuai himbauan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional, BPN Kota Bogor membuat terobosan dan inovasi demi meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

Tujuannya ialah agar masyarakat mendapatkan kemudahan dalam mengurus surat tanah.

BPN Kota Bogor sudah banyak melakukan perubahan yang lebih baik dalam memberikan pelayanan untuk masyarakat yang mengurus surat tanah.

Diantaranya, menyediakan sebuah aplikasi di setiap loket jenis pelayanan yang bisa diakses masyarakat untuk mengukur Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM).

Loker untuk penyimpanan tas atau barang lainnya, kulkas bahkan sekarang sudah dibuat aplikasi berbasis online untuk penyederhanaan kepengurusan pertanahan, demikian dikatakan Kepala Urusan Umum Dan Kepegawaian (Kaur Umum dan Kepegawaian) Yhudi kepada suaraindonesia-news.com di ruangan kerjanya. Baca Juga: PT MSJ Resmikan Posyandu Kenanga I dan MCK Di Kota Bogor

Menurut Yhudi, setiap tahun BPN Kota Bogor terus meningkatkan pelayanan, buktinya BPN Kota Bogor sudah membuat aplikasi basis online agar masyarakat kota bogor mudah untuk mengakses baik itu untuk balik nama maupun kepengurusan yang lainnya.

“Untuk aplikasi berbasis online ini, nanti mayarakat akan dapat mendaftarkan urusannya ke BPN Kota Bogor melalui telepon genggam yang android,” ujarnya.

Hanya saja untuk sekarang aplikasi tersebut belum di operasionalkan, karena masih butuh perbaikan pada aplikasinya. Baca Juga: Kepala Disperindag Ditahan, Ini Tawaran Anggota Dewan Kepada Walikota Batu

Ditambahkan Yhudi, untuk tahun depan, BPN Kota sendiri berencana akan membuat Kiosk (kios informasi) yang berbentuk visual agar masyarakat pemohon lebih mudah dalam kepengurusannya di BPN.

“Rencananya, dalam Kiosk tersebut nanti masyarakat pemohon dapat saat menekan tombol yang mau dimohonkan, mereka dapat melihat apa saja persyaratannya dan berapa biaya yang harus dikeluarkan,” pungkasnya. (Iran G Hasibuan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *