Ini Kata Kadinkes Pamekasan Atas Insiden SMA Al-Falah Sumber Gayam Kadur

Kepala Dinas Kesehatan Ismail Bey.

PAMEKASAN, Minggu (11/2/2018) suaraindonesia.news.com – Kejadian yang menggegerkan warga Kecamatan Kadur, Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur, akibat imunisasi difteri yang diberikan kepada santri SMA Al-Falah, membuat Kepala Dinas Kesehatan Ismail Bey angkat bicara.

Menurutnya, bagaimanapun juga tidak ada yang mau terjadi KIPI (suatu kejadian sakit yang terjadi setelah menerima imunisasi yang diduga disebabkan oleh imunisasi).

“Petugas kami sudah berupaya untuk melakukan semaksimal mungkin, dan dari sekian kasus hanya satu titik yang bermasalah,” katanya. Minggu (11/02).

Pemberian vaksin difteri kepada anak-anak mulai umur 1 – 19 tahun merupakan program yang dilakukan secara nasional oleh pemerintah guna mencegah penyakit pernapasan yang berat yang disebabkan oleh toksin atau racun yang dikeluarkan oleh bakteri Corynebacterium diphtheria.

Baca Juga : Pasca Disuntik Difteri, Puluhan Santri di Pamekasan Harus Dilarikan Ke Puskesmas

Kadinkes berharap, kasus yang terjadi di SMA Al-Falah agar tidak di generalisir dan dibesar-besarkan, karena kasus tersebut termasuk kasuistis.

“Karena ini adalah program nasional yang harus kita sukseskan bersama, dan kita sudah berusaha secara prosedural. Namun ketika terjadi kipi, itu kasuiatis, karena tergantung kepada daya tahan tubuh dan psikis yang bersangkutan,” ujar Ismail menjelaskan.

Lebih lanjut ia mengatakan, sebenarnya banyak kemungkinan yang menyebabkan itu terjadi, seperti karena anak itu tidak sarapan, tegang dan lain sebagainya.

“Dan alhamdulillah semua yang terjadi dapat tertangani, dan mudah-mudahan tidak terjadi apa-apa,” ungkapnya.

Sementara menanggapi pernyataan Kepala Sekolah yang mengatakan kalau seharusnya imunisasi itu dilakukan hari senin tapi oleh petugas puskesmas dilakukan hari sabtu, sehingga pihak sekolah tidak siap, Ismail Bey membantah.

“Kami bekerja sesuai dengan jadwal, dan bukti tersebut ada di kepala puskesmas,” pungkasnya.

Sejauh ini, seluruh santri di SMA Al-Falah yang sudah menerima imunisasi (disuntik) difteri berjumlah 324 santri, sedangkan siswa sasaran terdapat 387 santri.

Reporter : May-Ita
Edito : Amin
Publiser : Tolak Imam

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here