Inginkan Pemimpin Religius Dan Nasionalis, Pemuda Bojonegoro Gelar Fokus Group Discusion

Unisma Student Bojonegoro (USB) Saat Melaksanakan Fokus Group Discusion (FGD) dan buka puasa bersama, Senin (04/06).

BOJONEGORO,  Selasa (05/06/2018) suaraindonesia-news.com – Puluhan pemuda di Bojonegoro, Jawa Timur (Jatim) yang tergabung dalam Unisma Student Bojonegoro (USB) melaksanakan Fokus Group Discusion (FGD) dan buka puasa bersama bertema “Pentingnya Kepemimpinan Religius Nasionalis untuk Menangkal Paham Radikalisme di Jawa Timur”. Senin (04/06), bertempat di salah satu caffe dan resto Bojonegoro.

Kegiatan yang di hadiri pembicara Ahmad Jailani selaku Ketua BEM Fakultas Hukum (FH) Universitas Islam Malang (Unisma) ini di ikuti sekitar 50 orang.

Ahmad Jailani dalam materinya mengatakan, pentingnya pemimpin yang ideal, Siddiq, tabliq, Amanah, fathana, untuk mengatasi radikalisme di Jawa Timur.

Baca Juga: Jelang Lebaran, 3 Ton Beras Dikucurkan Untuk Warga Miskin di Probolinggo

“Merajut kebhinekaan dan melawan paham radikalisme di Jawa Timur sangat penting, seperti yang dilakukan Gus Ipul merangakul dari kalangan ulama’ pedagang, nelayan, petani dll,” tutur Ahmad Jailani.

“Lantas Bagaimana memilih dan menentukan seorang pemimpin yang  religius dan nasionalis untuk menangkal paham radikalisme, tentunya yang paham akan kondisi daerah itu sendiri dan betul-betul ingin memperbaikinya,” terangnya.

Untuk itu kata Ahmad Jailani, seorang pemuda harus bisa mengambil alih peran untuk menjadi agen of change tentu dimulai dari hal-hal yang kecil.

“Jika semua sudah satu komitmen dari pihak pemerintah, masyarakar dan aparatur sipil maka saya yakin radikalisme di Jawa Timur tidak akan ada lagi. Dan saya yakin Gus ipul bisa untuk memimpin Jawa Timur kedepannya,” Tukasnya. (Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here