Ibu korban Penembakan Oknum Polisi Nias Tagih Janji Kapolres

Nur Amin Br Pasaribu ibu Dharma

Reporter: T2g

GUNUNGSITOLI, Minggu (18 Juni 2017) suaraindonesia-news.com – Setahun lebih sudah kasus penembakan yang dilakukan oleh oknum Sat Narkoba Polres Nias, Bripka Dedi Zalukhu terhadap Dharma Bakti Simbolon alias Ade (27) mengendap di Polres Nias.

Untuk itu, ibu korban penembakan meminta perhatian dari pihak kepolisian agar kasus anaknya itu diselesaikan.

“Anak saya menjadi cacat karena timah panas oknum Polres Nias, karena itu kami meminta Kapolres lihat langsung kondisi anaknya yang memprihatinkan,” kata Nur Amin Br Pasaribu ibu Dharma.

Pihaknya mendesak, Kapolres baru Nias turun tangan untuk mengusut oknum polisi yang tiada lain adalah anak buahnya.

“Saya minta kepada Kapolres, tolong tegakkan keadilan dan lihat keadaan anak saya,” imbuhnya lagi.

Diberitakan sebelumnya, kasus ini sudah hampir setahun terjadi, berawal pada hari Jumat (01/07/16) setahun yang silam, tepatnya di Jalan Yossudarso Gg Setan, oleh oknum Sat Narkoba Polres Nias melakukan penggerebekan atau penggeledahan pada saat itu.

Namun naas, yang di alami oleh korban, kaki sebelah kanan patah akibat melompat dari lantai II dan setelah terjatuh tidak berdaya, tepat di kakinya sebelah kiri ditembak oleh oknum polisi.

Di tempat berbeda, Ketua LMP Kota Gunungsitoli, Krisman Zebua angkat bicara, melalui telepon selularnya mengharap agar kasus ini segera tuntas demi penegakan hukum.

“Saya berharap agar kasus ini segera diusut tuntas, karena ini hampir setahun, jika hal ini dibiarkan berlarut-larut kita khawatir akan menjadi presiden buruk terhadap marwah dan citra Kepolisian dalam hal ini Polres Nias pada khususnya,” tegasnya dihubungi media ini.

Kendati demikian, dirinya yakin dan percaya dibawah kepemimpinan Kapolres Nias yang baru kasus tersebut dapat segera dituntaskan.

“Bapak Kapores Nias pernah berjanji akan memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat Nias tanpa tebang pilih,” tandas Krisman Zebua.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here